Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Pasutri Dianiaya 

Detik-detik Pasutri Pemilik Warung Diserang Sales di Aceh Singkil 

Tanpa ba-bi-bu pria pensiunan buruh panen perusahaan kelapa sawit itu, segara memberikan pertolongan. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
GARIS POLISI: Polres Aceh Singkil, amankan rumah pasangan suami istri yang jadi korban penganiayaan sales dengan pasang garis polisi di Dusun 4 Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah,  Minggu (10/8/2025). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hu (51) beristirahat di bagian belakang rumahnya di Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (9/8/2025) malam. 

Pria paruh baya itu, memilih istirahat lantaran merasa tidak enak badan. 

Sementara istrinya, Nu (41) menjaga warung yang berada di bagian depan rumah di pinggir jalan Singkil-Gunung Meriah, itu. 

Sekitar pukul 21.30 WIB malam, Hu tiba-tiba mendengar jeritan sang istri. 

Ia bergegas menuju sumber suara. Betapa terkejutnya Hu melihat Nu dalam posisi mulutnya dibekap tangan F, sementara dadanya berlumur darah akibat luka tusukan. 

Tanpa ba-bi-bu pria pensiunan buruh panen perusahaan kelapa sawit itu, segara memberikan pertolongan. 

Baca juga: Polres Aceh Singkil Buru Tersangka Aniaya Pasutri, Identitasnya Sudah Diketahui 

Dengan piting leher F dari arah belakang. Pelaku tak menyerah justru balik menyerang Hu dengan ayunkan senjata yang dipegangnya.  

Hu menangkisnya dengan tangan kiri, hingga alami luka sayatan. 

Pergumulan antara dua lelaki itu terjadi, tersangka yang pegang senjata kembali menyerang ke arah wajah korban. 

Hingga menggores dagu Hu, yang masih bisa mengelak. 

"Mungkin mau menyerang mata, tapi aku masih bisa mengelak ini dagu yang kena," kata Hu, Minggu (10/8/2025).

Tak hanya itu, tersangka menyabetkan senjatanya. Akibatnya Hu alami luka gores memanjang ke samping di dada. 

Setelah itu, tersangka kabur ke arah perkebunan kelapa sawit yang berada di sekitar rumah korban. 

Tidak diketahui senjata yang digunakan sales (penjual) perabot dapur rumah tangga itu. Apakah gunting atau obeng.

"Tidak terlihat jelas apakah obeng atau gunting, pastinya besi karena melukai," ujar Hu. 

Pria yang terlihat tegar walau baru saja alami peristiwa tak mengenakan itu, mengatakan tidak begitu mengenal pelaku. 

Hanya saja sekitar setengah bulan diketahui kos di seberang rumahnya bersama rekannya sesama sales. 

Hu mengenali wajahnya karena pelaku biasa beli rokok serta makanan ringan ke warungnya. 

Selama ini ia dan keluarganya tidak pernah ada masalah dengan pelaku. Pelaku hanya datang sebentar membeli rokok lalu kembali ke kosannya. 

Pada malam kejadian pelaku sempat membeli rokok yang dilayani oleh Nu. 

Tak lama kembali untuk membeli jajanan ringan seharga Rp 1000. 

Saat membeli jajan itu, pelaku tak mengenakan baju. Baju yang dibawanya di taruh di pundak. 

Tak seperti biasanya pelaku saat beli jajanan masuk ke arah kulkas yang ada di bagian dalam warung. 

Sebelumnya tak pernah dilakukan F. "Kalau beli rokok bisanya berdiri di teras warung," jelas Husain.

Rupanya saat masuk itulah, F melancarkan aksinya dengan membekap mulut istri Hu. 

Lalu menusukan senjata yang dibawanya ke dada korban. 

Hu tidak mengetahui modus pelaku menganiaya istri dan dirinya. 

Jika motifnya perampokan, semestinya bisa langsung ambil barang di warung tanpa harus aniaya istrinya. 

Sementara itu Satreskrim Polres Aceh Singkil, bersama personel lainnya terus melakukan pengejaran terhadap tersangka pelaku penganiayaan pasangan suami istri (Pasutri) pemilik warung di Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, tersebut.

Polisi yang bekerja sejak tadi malam telah mengetahui identitas tersangka. 

Tersangka berinisial F warga Kisaran, Sumatera Utara. 

Sehari-hari F berprofesi sebagai sales (pedagang) perabot rumah tangga. Seperti alat memasak nasi, panci dan perlengkapan dapur lainnya. 

Tersangka kos di seberang rumah korban bersama temannya sesama sales perabot rumah tangga. 

Pengejaran terhadap tersangka dilakukan sesaat setelah kejadian, Sabtu (9/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB malam. 

Dimulai dengan melakukan penyisiran ke perkebunan kelapa sawit yang jadi arah pelarian tersangka, ketika terlihat terakhir kalinya oleh korban. 

Penyisiran juga dilakukan ke lokasi yang dicurigai. 

"Kami sejak tadi malam melakukan penyisiran dan pencarian tersangka," kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, melalui Kasat Reskrim AKP Darmi Arianto Manik, Minggu (10/8/2025) di lokasi kejadian. 

Selain mengejar tersangka, Polres Aceh Singkil, juga mengamankan rumah korban dengan pasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara, kumpulkan bukti  serta meminta keterangan saksi. 

Diberitakan sebelumnya pasangan suami istri (Pasutri) jadi korban penganiayaan di Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (9/8/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. 

Pasutri tersebut Hu (58) dan Nu (41. Pasutri itu tinggal di sebuah warung di Dusun 4 Dusun Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Sementara tersangkanya berinisial F warga Kisaran, Sumatera Utara. 

Belum diketahui motif dari tersangka melakukan perbuatannya. Apakah hendak melakukan perampokan atau ada motif lain. 

Begitu juga dengan senjata yang digunakan melukai korban belum diketahui. 

Korban hanya mengetahuinya senjata yang digunakan pelaku merupakan benda tajam sehingga bisa melukai. 

Akibat perbuatan pelaku korban alami luka di bagian tubuh. 

Hu alami luka sayatan di lengan kiri, dada serta dagu tergores. Sedangkan Nu alami luka di bagian dada.

Setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, korban sudah pulang ke rumah saudaranya yang masih bertetangga. 

Sementara itu personel Satreskrim Polres Aceh Singkil, terpantau sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. 

"Ini merupakan olah TKP kedua, tadi malam juga sudah dilakukan," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi Arianto Manik di lokasi bersama Kapolsek Gunung Meriah, Minggu (10/8/2025).(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved