Perang Gaza
Netanyahu akan Hancurkan Seluruh Gaza Kecuali Negara-negara Barat Terapkan Sanksi
Dan dia akan terus melakukan penghancuran hingga ke tingkat penghancuran seluruh Jalur Gaza dan melakukan pembersihan
SERAMBINEWS.COM - Mustafa Barghouti, sekretaris jenderal Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan melanjutkan genosida di Gaza dan melakukan pembersihan etnis di daerah kantong Palestina tersebut jika negara-negara Barat gagal mengambil tindakan hukuman terhadapnya.
"Netanyahu lolos begitu saja, begitu pula dengan kejahatan lain yang dilakukan di Gaza, pembunuhan jurnalis, pembunuhan dokter, perawat, profesional, warga sipil, dan anak-anak," kata Barghouti dari Ramallah di Tepi Barat yang diduduki sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin.
"Lebih dari 60.000 anak telah terbunuh atau terluka di Gaza oleh tentara Israel. Dan dia lolos dari semua itu karena negara-negara di dunia yang mengklaim menjunjung tinggi hukum internasional dan menghormati hukum internasional, negara-negara yang mengklaim sebagai negara demokrasi, terutama negara-negara Barat, tidak menjatuhkan sanksi apa pun kepadanya," kata politisi tersebut.
“Dan dia akan terus melakukan penghancuran hingga ke tingkat penghancuran seluruh Jalur Gaza dan melakukan pembersihan etnis total terhadap penduduk Gaza selama tindakan hukuman tidak dilakukan terhadapnya.”
Baca juga: Analis: Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera untuk Cegah Liputan Operasi Militer Merebut Kota Gaza
Analis: Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera untuk Cegah Liputan Perebutan Kota Gaza
Ori Goldberg, seorang komentator politik Israel, menggambarkan pembunuhan jurnalis Al Jazeera di Kota Gaza oleh Israel sebagai pembunuhan yang ditargetkan.
“Dan motivasinya sangat jelas,” ujarnya kepada Al Jazeera dari Tel Aviv.
"Para jurnalis ini adalah harapan terakhir Gaza agar operasi Israel yang akan datang terhadap Kota Gaza terungkap dan menjadi perhatian dunia. Ketika Israel membunuh Anas al-Sharif dan seluruh timnya, Israel berusaha dengan sengaja mencegah liputan jurnalistik tentang operasi yang akan datang ini," ujarnya.
Goldberg juga meminta media internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel.
"Hal ini sesuai dengan standar kolegialitas dan solidaritas profesional yang seharusnya dimiliki jurnalis lain terhadap para pria dan wanita pemberani yang telah meliput peristiwa di Gaza secara langsung," ujarnya.
Jika media internasional melepaskan diri dari narasi yang sebagian besarnya telah promosikan secara signifikan dan mendalam selama 22 bulan terakhir – narasi yang menyatakan bahwa Hamas dan Palestina bertanggung jawab langsung atas segala bentuk kematian atau permusuhan yang disertai kekerasan, tetapi apa pun yang dilakukan Israel digambarkan sebagai semacam unsur misterius atau digambarkan dalam bentuk pasif… Jika para jurnalis mulai menganggap tindakan Israel sebagai penyebab kematian, saya yakin itu akan menjadi penghormatan yang pantas bagi kenangan Anas dan para jurnalis pemberani lainnya yang gugur di Gaza, dan mungkin akan mulai menebus apa yang pada akhirnya merupakan kejahatan karena membantu dan bersekongkol dengan narasi Israel yang telah mendominasi media global selama 22 bulan terakhir," ulasnya.
Israel Bunuh Jurnalis Terakhir yang Tersisa di Gaza, Ini Sosok Anas al-Sharif & Mohammed Qreiqeh
Jurnalis terkemuka Al Jazeera di Gaza, Palestina Anas al-Sharif melaporkan pemboman Israel di Kota Gaza sebelum dia terbunuh dalam serangan tertarget Israel bersama empat rekannya pada Minggu malam.
Pria berusia 28 tahun itu adalah salah satu jurnalis paling terkemuka di Gaza dan terus melaporkan, meskipun ia tahu nyawanya dalam bahaya.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Bursh, memberikan penghormatan kepada al-Sharif dan Qreiqeh, dengan mengatakan bahwa mereka “adalah mata Gaza, melaporkan kebenaran dari reruntuhan”.
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.