Video
VIDEO - Ajaib! Waduk Paya Nie Bireuen Berubah Jadi Surga Ekowisata
Waduk Paya Nie di Kutablang, Bireuen, yang awalnyna hamparan rawa yang luas kini menjadi destinasi wisata alam yang menarik.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Khusna Maulidia
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Waduk Paya Nie di Kutablang, Kabupaten Bireuen, kini menjadi destinasi wisata alam yang menarik.
Awalnya merupakan hamparan rawa yang luas, kawasan ini telah dipoles dan ditata menjadi objek wisata yang teduh dan memanjakan mata.
Waduk ini dikelilingi oleh tujuh desa, yaitu Kulu Kuta, Gle Putoh, Buket Dalam, Paloh Dama, Paloh Raya, Paloh Peuradi, dan Blang Mee.
Selain berfungsi sebagai sumber air utama bagi areal persawahan, Waduk Paya Nie dikembangkan menjadi ekowisata berkat kolaborasi antara Aceh Wetland Foundation (AWF), PT PIM, Pemerintah Kabupaten Bireuen, dan masyarakat setempat.
Untuk kenyamanan pengunjung, fasilitas seperti pondok peristirahatan, musala, dan toilet telah dibangun.
Jalan menuju lokasi pun sudah beraspal, memudahkan wisatawan yang datang dari arah Jembatan Kutablang, dengan jarak sekitar satu kilometer ke arah selatan.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat membeli hasil kerajinan tangan masyarakat setempat yang dijual di stan-stan.
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, berharap kawasan ini akan terus dikembangkan menjadi ekowisata alam ramah lingkungan dan mengajak semua pihak untuk menjaganya demi kemajuan Bireuen.
Upaya pelestarian pun telah dimulai, seperti Aksi Lestari yang digelar pada Sabtu (9/8/2025) untuk menjaga keindahan waduk dan mempromosikannya.
Baca juga: VIDEO - Warga Bireuen Kompak Bergerak Hijaukan Paya Nie