Video
VIDEO - Trump Balas Serangan, Militer AS Lancarkan Operasi di Sekitar Hormuz Usai Insiden Apache
Trump memastikan bahwa dua personel yang berada dalam helikopter tersebut berhasil selamat dan tidak mengalami luka serius.
SERAMBINEWS.COM - Militer Amerika Serikat kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah melancarkan operasi terhadap sejumlah wilayah yang disebut terkait dengan sistem pertahanan Iran pada Selasa (9/6/2026).
Melalui pernyataan resmi di akun media sosial X, militer AS menyebut operasi tersebut dimulai sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Serangan itu diklaim bertujuan untuk menekan ancaman terhadap pasukan Amerika serta menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah kawasan sekitar Selat Hormuz. Jalur laut tersebut memiliki peran penting karena menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia.
Baca juga: AS Gempur Iran Usai Helikopter Apache Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Dalam operasi tersebut, militer AS menyebut sasaran yang dituju mencakup fasilitas radar dan sistem pertahanan udara Iran yang dinilai dapat mengancam aktivitas militer maupun pelayaran di kawasan.
Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa sebuah helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat Amerika mengalami insiden di sekitar Selat Hormuz. Trump menyebut helikopter tersebut diduga menjadi sasaran Iran, meski pihak Iran memberikan keterangan berbeda terkait kejadian tersebut.
Trump juga memastikan bahwa dua personel yang berada dalam helikopter tersebut berhasil selamat dan tidak mengalami luka serius.
Menanggapi operasi militer tersebut, Iran menyatakan bahwa sejumlah wilayahnya terdampak serangan. Salah satu lokasi yang disebut menjadi sasaran adalah Pulau Qeshm yang berada di kawasan strategis Selat Hormuz.
Baca juga: AS Bombardir Iran Buntut Jatuhnya Helikopter Serang AS usai Dihantam Drone Shahed di Selat Hormuz
Selain itu, Iran juga melaporkan adanya aktivitas serangan di wilayah pesisir selatan, termasuk sekitar Kota Sirik. Warga di beberapa daerah dekat Bandar Abbas dilaporkan mendengar suara ledakan yang cukup keras.
Situasi ini kembali meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas keamanan kawasan Teluk. Sejumlah pihak internasional sebelumnya telah menyerukan agar kedua negara menahan diri dan mengutamakan jalur diplomasi untuk mencegah konflik meluas.
Hingga kini, masing-masing pihak masih memberikan klaim berbeda mengenai kronologi dan dampak dari rangkaian insiden tersebut. Perkembangan terbaru terus menjadi perhatian dunia karena kawasan Hormuz memiliki peran besar bagi ekonomi global.(*)
| VIDEO MIN 8 Aceh Barat Berkunjung ke Serambi Indonesia, Para Murid Belajar Jadi Presenter |
|
|---|
| VIDEO Mendagri Sebut Banyak Persoalan di Aceh Belum Tuntas |
|
|---|
| VIDEO Helikopter Apache Milik AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Penyebab Belum Pasti |
|
|---|
| VIDEO Alhamdulillah, TVRI Gratiskan Nobar Piala Dunia 2026 Khusus Warkop di Aceh |
|
|---|
| VIDEO Rusia Kirim 327 Rudal ke Iran, Siap Gempur Habis AS-Israel |
|
|---|