Konflik Rusia dan Ukraina
KTT Trump-Putin Gagal Total! Tak Ada Gencatan Senjata, Ukraina Masih Terjebak Perang!
Ia juga menegaskan, "Kami belum sampai di sana," sebelum meninggalkan ruangan.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
KTT Trump-Putin Gagal Total! Tak Ada Gencatan Senjata, Ukraina Masih Terjebak Perang
SERAMBINEWS.COM – Pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Anchorage, Alaska, berakhir tanpa hasil nyata.
Setelah hampir tiga jam berdiskusi, keduanya hanya memberikan pernyataan singkat kepada media tanpa menjawab satu pun pertanyaan wartawan.
Trump Gagal Wujudkan Janji Perdamaian
Dilansir dari BBC News (16/8/2025), dalam pidato singkatnya, Trump mengaku sudah ada "kemajuan besar", namun ia tidak merinci apa yang dimaksud.
Ia juga menegaskan, "Kami belum sampai di sana," sebelum meninggalkan ruangan.
Kondisi ini membuat reputasi Trump sebagai sosok yang sering menyebut dirinya pembuat kesepakatan ikut dipertanyakan.
Baca juga: Donald Trump Terbang ke Alaska Bertemu Putin, Rusia dan Ukraina Siap Gencatan Senjata?
Sebelumnya, Trump sempat menyebut pertemuan ini hanya memiliki 25 persen kemungkinan gagal.
Namun kenyataannya, tidak ada gencatan senjata maupun kesepakatan apa pun.
Bahkan, Trump harus menerima kenyataan bahwa dalam forum resmi, Putin tampil lebih dominan.
Sang pemimpin Rusia membuka konferensi pers dengan pidato panjang, sementara Trump hanya diam tanpa memberikan tanggapan.
Baca juga: Trump dan Putin Bertemu di Alaska, Bahas Gencatan Senjata Ukraina dan Kesepakatan Nuklir Baru
Putin Tampil Lebih Percaya Diri
Bagi Putin, pertemuan ini menjadi ajang unjuk diri di panggung global.
Ia diperlakukan sebagai tamu kehormatan oleh Trump dan mendapat sorotan dunia.
Meski begitu, ia tetap menolak usulan gencatan senjata dan menegaskan bahwa perbedaan pandangan antara Rusia dan AS masih sangat besar.
Putin kembali menyebut soal "akar penyebab konflik" yang menurutnya harus diselesaikan agar tercipta perdamaian abadi.
Dalam bahasa Kremlin, pernyataan ini berarti Rusia tetap bertekad melanjutkan tujuan awal operasi militernya: melemahkan kedaulatan Ukraina.
Baca juga: Pertemuan Trump-Putin di Alaska akan Ada Penyerahan Teritorial dari Ukraina untuk Rusia
Ukraina Lega
| Perang Rusia vs Ukraina Semakin Meluas, Kini Berkecamuk di Darat dan Laut Front Timur |
|
|---|
| Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Ukraina, Polandia Siaga Jet Tempur |
|
|---|
| Trump Ubah Haluan! Dukung Ukraina Rebut Krimea dan 20 Persen Wilayah yang Dikuasai Rusia |
|
|---|
| 3 Tahun Perang, Presiden Rusia & Ukraina Akhirnya Siap Bertemu 2 Pekan Lagi |
|
|---|
| Janji Damai Omong Kosong? Putin Sebut Ingin Damai, Tapi Malam Itu Juga Ukraina Dibombardir 270 Drone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-dan-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin.jpg)