Selasa, 12 Mei 2026

Harga Emas

Harga Emas di Banda Aceh Stabil Pasca Hari Kemerdekaan, 19 Agustus 2025 Dijual Segini Per Mayam

Harga emas di Banda Aceh tersebut sudah bertahan sejak 13 Agustus 2025 dan belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan maupun penurunan.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nur Nihayati
Serambi Indonesia
Pada Selasa (19/8/2025), harga emas per mayam (setara 3,33 gram) tidak mengalami perubahan dan tetap dijual Rp5.700.000. 

Harga Emas di Banda Aceh Stabil Pasca Hari Kemerdekaan, 19 Agustus 2025 Dijual Segini Per Mayam

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga emas per mayam di Banda Aceh hari ini tercatat masih stabil pasca peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80. 

Pada Selasa (19/8/2025), harga emas per mayam (setara 3,33 gram) tidak mengalami perubahan dan tetap dijual Rp5.700.000.

Berdasarkan pantauan Serambinews.com, harga emas di Banda Aceh tersebut sudah bertahan sejak 13 Agustus 2025 dan belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan maupun penurunan.

Kondisi stabil ini memberi kesempatan bagi masyarakat yang hendak membeli emas sebagai investasi jangka panjang, sekaligus menjadi sinyal konsistensi harga di pasar lokal.

Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, UBS Alami Kenaikan Tajam, Galeri24 dan Antam Stabil

Informasi dari Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, menyebutkan bahwa harga emas hari ini dijual stabil Rp 5.570.000 per mayam dan tidak berubah dari hari sebelumnya.

Harga emas tersebut belum termasuk ongkos pembuatan. 

Adapun ongkos pembuatan berkisar Rp 100 Ribu hingga Rp 150 ribu, atau tergantung kerumitannya.

“Harga emas hari ini di Toko Emas Al-Fath Rp 5.700.000 per mayam, belum termasuk ongkos. Stabil agi. Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu,” demikian keterangan dari pihak Toko Emas Al-Fath.

Waktu yang Tepat untuk Membeli?

Stabilisasi harga emas per mayam hari ini membuat pasar berada dalam fase “diam menunggu arah” atau sideways.

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas untuk tujuan investasi jangka panjang, harga yang stabil bisa menjadi momen yang cukup aman. 

Stabilitas harga emas ini bisa menjadi sinyal bahwa harga berada di titik keseimbangan sebelum bergerak ke arah baru, yang tidak menutup kemungkinan kembali naik jika ada faktor pendorong, seperti penguatan harga emas dunia atau melemahnya nilai tukar rupiah.

Namun, bagi pembeli yang mengincar harga terendah dalam jangka pendek, kehati-hatian tetap diperlukan. 

Mengingat tren sebelumnya menurun, ada peluang harga masih bisa bergerak turun beberapa hari ke depan. 

Pemantauan harga secara rutin, baik di tingkat lokal maupun global, dapat membantu pembeli menentukan waktu terbaik untuk melakukan transaksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved