Konflik Rusia vs Ukraina
Zelensky Melunak di Depan Donald Trump: Bukan Gencatan Sementara, Tapi Perdamaian Abadi
Ia setuju dengan pandangan bahwa perlu diupayakan perdamaian abadi di Ukraina, daripada mengejar gencatan senjata yang bersifat sementara.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
The New York Times menyatakan bahwa dalam bahasa diplomatik, “keterusterangan" sering kali menjadi tanda bahwa kedua belah pihak tidak sepenuhnya sepakat tentang semua isu yang diangkat, tetapi siap untuk bergerak menuju solusi.
Menurut Ushakov, presiden Rusia dan Amerika menyatakan dukungan untuk kelanjutan negosiasi langsung antara delegasi Rusia dan Ukraina.
Pejabat Kremlin tersebut juga mengatakan bahwa Presiden Putin menghargai "upaya pribadi Presiden Trump untuk menemukan solusi yang mengarah pada solusi jangka panjang bagi masalah Ukraina."
The New York Times melaporkan bahwa panggilan telepon tersebut berlangsung selama 40 menit.
Asisten presiden Rusia itu juga mengonfirmasi bahwa ketika kedua pemimpin Rusia dan AS berbicara melalui telepon, Putin berterima kasih kepada Trump atas keramahannya pada pertemuan bilateral sebelumnya di Alaska.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS
Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM
Volodymyr Zelensky
Donald Trump
gencatan senjata
perdamaian abadi
Ukraina
Rusia
pertemuan Zelensky dengan Trump
Serambinews.com
Serambi Indonesia
Serambinews
| Rusia dan Ukraina Kembali Lancarkan Serangan Usai Gencatan Senjata Paskah |
|
|---|
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
| Rusia Klaim Habisi 1.260 Tentara Ukraina Dalam 24 Jam, Termasuk Tentara Bayaran di 144 Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Volodymyr-Zelensky-bertemu-dengan-Donald-Trump.jpg)