Sabtu, 11 April 2026

Berita Nagan Raya

Bupati Nagan Raya TR Keumangan Nobatkan Julian Pahlawan Cilik

kita punya pejuang kemerdekaan di Nagan Raya ini dan darah anak-anak kita mewarisi darah perjuangan para pahlawan, TR Keumangan

Editor: mufti
Dok. Kominfo Nagan Raya
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan dan Wabup Nagan Raya Raja Sayang disaksikan Kadisdik Zulkifli saat mengendong Julian Saputra pada malam resepsi HUT ke 80 RI di halaman kantor bupati, Senin (18/8/2025) malam. 

“…kita punya pejuang kemerdekaan di Nagan Raya ini dan darah anak-anak kita mewarisi darah perjuangan para pahlawan yang telah rela berkorban untuk bangsa.” TR Keumangan, Bupati Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan dan Wabup Raja Sayang mengaku sangat bangga dengan Julian Saputra sehingga mereka mengendongnya. Bupati TRK juga menobatkan Julian sebagai pahlawan kecil pada hari kemerdekaan tahun ini.

Hal itu dilakukan pada malam resepsi kenegaraan peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di halaman kantor bupati, Senin (18/8/2025) malam. Acara ini dihadiri forkopimda dan masyarakat.

Julian Saputra, murid kelas VI SD Negeri Seumot, Kecamatan Beutong mendadak viral karena aksinya yang memanjat tiang bendera untuk memasang tali pengait bendera yang terlepas saat upacara HUT ke-80 RI di Bantaran Irigasi Beutong, Minggu (17/8/2025).

Pada acara malam resepsi kenegaraan, Bupati dan Wakil Bupati serta Kadis Pendidikan Zulkifli SPd menyerahkan penghargaan dan biaya pendidikan kepada Julian Saputra, sebagai bentuk apresiasi Pemkab Nagan Raya.

"Pemkab Nagan Raya bangga terhadap Julian Saputra karena telah memanjat tiang bendera untuk mengambil tali yang terlepas sehingga bendera merah putih berhasil dikibarkan dalam upacara HUT RI di Kecamatan Beutong," jelasnya

“Saya tidak heran kalau ada anak Nagan Raya yang berani memanjat tiang untuk menarik tali bendera yang terlepas seperti ananda Julian, karena kita punya pejuang kemerdekaan di Nagan Raya ini dan darah anak-anak kita mewarisi darah perjuangan para pahlawan yang telah rela berkorban untuk bangsa” tutur TRK.

Dalam kesempatan itu, TRK menyinggung kisah perjuangan tokoh ulama besar sekaligus pejuang kemerdekaan asal Nagan Raya, Habib Syaikhuna Abu Habib Muda Seunagan atau dikenal sebagai Abu Peuleukung. 

“Kenapa di barat selatan ada markas besar Belanda di Jeuram? Karena perlawanan kaum muslimin yang dipimpin Abu Habib Muda Seunagan sangat luar biasa, sehingga Belanda merasa tidak aman,” jelas TRK.

Bupati TRK mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat juang Habib Syaikhuna Abu Habib Muda Seunagan.(riz)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved