Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Hutan Mangrove di Tamiang Dirambah, LembAhtari Akan Lapor ke Mabes Polri

LembAHtari akan melaporkan perambahan hutan mangrove di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, ke Mabes Polri

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Direktur Eksekutif LembAHtari, Sayed Zainal 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) akan melaporkan perambahan hutan mangrove di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, ke Mabes Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Rencana ini disampaikan Direktur Eksekutif LembAHtari, Sayed Zainal. “Areal yang dirambah mencapai 900 hektar, kalau kita lihat hampir seluruh lahannya sudah ditanami sawit. Ini butuh modal yang sangat besar,” kata Sayed Zainal ketika meninjau lokasi bersama aparat penegak hukum, Selasa (19/8/2025).

Langkah hukum ke tingkat nasional ini dinilainya bentuk dukungan terhadap aparat hukum di kabupaten dan provinsi dalam menuntaskan kejahatan lingkungan terbesar di Aceh ini.

“Ini kejahatan lingkungan terbesar di Aceh, sebelumnya belum ada kasus perambahan hutan yang mencapai 900 hektare,” ungkapnya.

Keterlibatan Mabes Polri ataupun Kementerian LHK untuk mempercepat normalisasi kawasan itu supaya masyarakat sekitar tidak merasakan kerugian lebih besar. 

Contoh terkecil, kata dia, nelayan di sekitar Kualagenting harus jauh ke laut karena alur air sudah berubah akibat tanggul. “Sepanjang sempadan sungai sudah dibedeng (tanggul), ekosistem laut tidak lagi masuk ke muara, jadi nelayan harus ke laut,” kata Sayed Zainal.

Dalam kunjungan itu, Sayed Zainal menyerahkan dokumen yang dinilainya sebagai bukti pendukung untuk polisi. Dokumen tersebut di antaranya berupa surat permohonan kelompok tani untuk memasukkan alat berat pada Januari 2023.

“Alat berat itu mereka masukkan untuk membuat tanggul, parit dan membersihkan lahan. Pertanyaannya mengapa diizinkan, sudah jelas ini kawasan hutan,” kata dia.

Dia menyimpulkan, kelompok tani tersebut sudah memanipulasi data karena disampaikan hanya membuka lahan 70 hektare untuk 35 anggota. Faktanya lahan yang dirambah dan sudah dialihkan menjadikan perkebunan kelapa sawit sudah mencapai 900 hektare.(mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved