Berita Aceh Tamiang
Hutan Mangrove di Tamiang Dirambah, LembAhtari Akan Lapor ke Mabes Polri
LembAHtari akan melaporkan perambahan hutan mangrove di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, ke Mabes Polri
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) akan melaporkan perambahan hutan mangrove di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, ke Mabes Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Rencana ini disampaikan Direktur Eksekutif LembAHtari, Sayed Zainal. “Areal yang dirambah mencapai 900 hektar, kalau kita lihat hampir seluruh lahannya sudah ditanami sawit. Ini butuh modal yang sangat besar,” kata Sayed Zainal ketika meninjau lokasi bersama aparat penegak hukum, Selasa (19/8/2025).
Langkah hukum ke tingkat nasional ini dinilainya bentuk dukungan terhadap aparat hukum di kabupaten dan provinsi dalam menuntaskan kejahatan lingkungan terbesar di Aceh ini.
“Ini kejahatan lingkungan terbesar di Aceh, sebelumnya belum ada kasus perambahan hutan yang mencapai 900 hektare,” ungkapnya.
Keterlibatan Mabes Polri ataupun Kementerian LHK untuk mempercepat normalisasi kawasan itu supaya masyarakat sekitar tidak merasakan kerugian lebih besar.
Contoh terkecil, kata dia, nelayan di sekitar Kualagenting harus jauh ke laut karena alur air sudah berubah akibat tanggul. “Sepanjang sempadan sungai sudah dibedeng (tanggul), ekosistem laut tidak lagi masuk ke muara, jadi nelayan harus ke laut,” kata Sayed Zainal.
Dalam kunjungan itu, Sayed Zainal menyerahkan dokumen yang dinilainya sebagai bukti pendukung untuk polisi. Dokumen tersebut di antaranya berupa surat permohonan kelompok tani untuk memasukkan alat berat pada Januari 2023.
“Alat berat itu mereka masukkan untuk membuat tanggul, parit dan membersihkan lahan. Pertanyaannya mengapa diizinkan, sudah jelas ini kawasan hutan,” kata dia.
Dia menyimpulkan, kelompok tani tersebut sudah memanipulasi data karena disampaikan hanya membuka lahan 70 hektare untuk 35 anggota. Faktanya lahan yang dirambah dan sudah dialihkan menjadikan perkebunan kelapa sawit sudah mencapai 900 hektare.(mad)
Berita Aceh Tamiang
Hutan Mangrove di Tamiang Dirambah
Hutan Mangrove Aceh Tamiang
Direktur LembAHtari
Lembahtari
Mabes Polri
| Surat Mutasi Bodong Teror Kepala Sekolah di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hati-hati! Ada Lubang di Depan Pasar Pagi Kualasimpang Melebar, Sering Kecelakaan |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Tinjau Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Air Bersih di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Pedagang Pasar Pagi Kualasimpang Minta Lintas Medan-Banda Aceh Dikembalikan ke Jalur Lama |
|
|---|
| Lubang Menganga di Depan Pasar Pagi Kualasimpang ‘Intai’ Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/HUTAN-MAGROVE-19082025.jpg)