Rabu, 20 Mei 2026

Kesehatan

Baby Blues Hanya Dialami Manusia, dr Boyke Ungkap Alasannya

“Kalau kucing atau anjing, enggak ada baby blues. Yang biasanya baby blues itu cuma manusia aja,” tegasnya.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Meta AI
Ilustrasi seorang ibu mengalami baby blues usai melahirkan, gambar ini merupakan buatan Meta AI, Jumat (22/8/2025). 

Menurut dr Boyke, hubungan intim sebaiknya baru dilakukan setelah 40 hari atau sekitar 6 hingga 7 minggu pasca persalinan.

“Kalau mau melakukan hubungan, tunggu dulu 6 sampai 7 minggu, atau sekitar 40 hari setelah melahirkan. Baru boleh melakukan hubungan seks,” ujarnya dikutip Serambinews.com, Rabu (20/8/2025) dari kanal YouTube Kacamata dr Boyke.

Seksolog dr Boyke
Seksolog dr Boyke (TAULANY TV)

Baca juga: dr Boyke Ungkap Beda Kontraksi Asli dan Palsu, Suami Harus Siaga 24 Jam

dr Boyke juga menyinggung masalah emosional yang sering dialami para ibu, yakni baby blues.

Kondisi ini membuat ibu merasa sedih, cemas, bahkan takut kehilangan privasi setelah hadirnya bayi.

“Mungkin kamu akan mengalami yang namanya baby blues. Kaget karena ada bayi, padahal dulunya tinggal sendiri. Tapi jangan sedih, proses adaptasi bersama bayi itu adalah sesuatu yang normal,” kata dr Boyke.

Menariknya, baby blues hanya dialami manusia, tidak pada hewan.

“Kalau kucing atau anjing, tidak ada baby blues. Ini biasanya karena manusia terlalu cemas atau takut privasinya terganggu,” tambahnya.

dr Boyke menjelaskan, ibu yang baru melahirkan akan mengalami lochia atau keluarnya cairan nifas.

Awalnya berwarna merah, lalu perlahan menjadi putih.

“Yang penting jangan sampai infeksi. Kalau lochia berbau atau disertai perdarahan, harus diwaspadai,” tegasnya.

Untuk mempercepat pemulihan, ibu boleh menggunakan pembersih vagina tertentu yang aman dan terjangkau.

Selain menjaga kesehatan fisik, dr Boyke menekankan pentingnya dukungan suami selama masa nifas.

“Kalau bayi menangis, suami ikut membantu menggendong dan memberikan kepada istrinya untuk disusui. Itu akan sangat membantu mengurangi depresi,” jelasnya.

Setelah melahirkan, ibu juga perlu memikirkan program Keluarga Berencana (KB).

Sebab, banyak kasus kehamilan yang terjadi meski menstruasi belum kembali.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved