Selasa, 28 April 2026

Pangan Murah

Ratusan Warga Samalanga Kabupaten Bireuen Antre Beli Beras Murah

Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, antre membeli beras pangan murah.

FOR SERAMBINEWS.COM
ANTRE BELI BERAS - Ratusan warga Samalanga, Kabupaten Bireuen antre membeli beras pangan murah yang digelar Polres Bireuen bersama Polsek Samalanga, di Keude Samalanga, Sabtu (23/8/2025). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, antre membeli beras pangan murah yang digelar Polres Bireuen melalui Polsek Samalanga, Sabtu (23/8/2025).

Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan di di pusat Keude Samalanga atau depan Kantor Cabang Pembantu Bank Aceh Samalanga.

Amatan Serambinews.com, informasi adanya penjualan beras murah sudah diberitahukan sehari sebelumnya melalui sejumlah kepala desa.

Mendapat informasi tersebut ratusan kaum ibu sejak pagi sudah memadati lokasi penjualan beras murah tersebut.

Penjualan beras murah pukul 09.30 WIB, area diberi pembatas, warga mulai antre dan menyerahkan fotocopy KTP kepada petugas.

Beras premium ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp 62.000/karung.

Anggota Polres Bireuen bersama anggota Polsek Samalanga melayani pembeli, sebagian mengatur arus lalu lintas di kawasan tersebut agar tidak macet karena banyaknya pembeli beras murah.

Baca juga: Mentan Amran: Harga Beras Baru Naik Sedikit Saja Ribut, Jepang Sudah Rp 100 Ribu Per Kg

Kegiatan melayani pembeli dipimpin langsung Kapolsek Samalanga, Iptu Budiono SE MM, Kasat Binmas Polres Bireuen dan personilnya.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK M Med Kom melalui Kapolsek Samalanga Iptu Budiono kepada Serambinews.com mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah itu merupakan program kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan Bulog yang dilaksanakan di pusat Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Beras subsidi yang dijual mencapai 2 ton dikemas dalam karung  ukuran 5 kilogram dengan harga Rp 62.000/karung.

Pembeli katanya sebagaimana ketentuan  diminta membawa satu lembar fotokopi KTP.

Kapolsek menambahkan, penjualan pangan murah bertujuan sebagai responss terhadap situasi inflasi dan kenaikan harga bahan pokok yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Penjualan pangan murah melibatkan kapolsek Samalanga serta anggotanya. Harga yang relatif murah dan terjangkau dengan banyaknya animo/minat masyarakat yang ingin membeli sehingga stok barang yang disediakan tidak mencukupi.

"Beras habis terjual dalam waktu kurang dua jam dan banyak warga tidak kebagian karena Beras cepat lalu," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved