Berita Viral

Nasib Guru Cekik Murid SD Saat Upacara: Resmi Dicopot Disdik, Pelaku Akan Dites Kejiwaan

Dengan nada tinggi, oknum guru wanita itu melontarkan kata-kata kasar di hadapan murid dan guru lainnya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
KOLASE SERAMBINEWS.COM/TRIBUN LAMPUNG
VIDEO VIRAL - Tangkapan layar detik-detik oknum guru wanita diduga hampir mencekik murid saat upacara bendera di Lampung. Kini, Polres Pesawaran bersama pihak sekolah berkoordinasi terkait kasus dugaan intimidasi oknum guru, Minggu (24/8/2025). 

Rinaldi meminta agar kasus ini ditangani serius dengan langkah tegas oleh dinas terkait.

Dia mengatakan, sejak awal video beredar di media sosial, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran untuk mengonfirmasi kebenaran kejadian sekaligus memastikan tindak lanjutnya.

“Waktu video awal mencuat, saya langsung hubungi kadis untuk konfirmasi kejadian dan menanyakan tindak lanjutnya. Menurut pengakuan kadis, oknum tersebut sudah diarahkan untuk tes kesehatan jiwa,” ujar Rinaldi, Minggu (24/8/2025), dilansir dari Tribun Lampung.

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan kesehatan jiwa itu nantinya akan menjadi dasar bagi Disdikbud untuk melakukan evaluasi dan pemberian sanksi. 

DPRD, kata dia, akan ikut mengawal agar penanganan kasus ini tidak berlarut-larut.

“Nantinya hasil tes tersebut yang akan menjadi dasar evaluasi dan pemberian sanksi dari dinas pendidikan. Kami ingin ada langkah jelas supaya kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Rinaldi berharap insiden ini menjadi perhatian serius semua pihak agar anak-anak tetap merasa aman dan nyaman belajar di sekolah.

Polres Ambil Langkah Hukum

Polres Pesawaran menindaklanjuti laporan mengenai video viral seorang guru yang diduga mengancam murid. 

Guru berinisial H itu diduga mengintimidasi siswa dan guru lain dalam upacara bendera di SDN 9 Kedondong, Pesawaran, Lampung.

Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho mengatakan, pihaknya akan memproses kasus tersebut. 

Dia juga membenarkan peristiwa itu terjadi pada akhir Juli 2025. 

“Benar, video itu terjadi di wilayah hukum Polsek Kedondong. Pasca peristiwa dan mendapat laporan, anggota kami langsung mendatangi sekolah untuk menindaklanjuti. Yang bersangkutan bukan kepala sekolah, melainkan guru PJOK,” ujar Heri, Minggu (24/8/2025), dilansir dari Tribun Lampung.

Dalam rekaman yang beredar, seorang perempuan berseragam ASN masuk ke tengah barisan upacara dan melontarkan perkataan keras bernada ancaman kepada murid. 

Situasi itu membuat sejumlah siswa ketakutan hingga menangis sebelum akhirnya diarahkan masuk ke kelas.

Menurut Kapolres, Inspektorat Pesawaran sudah mengambil sikap tegas terhadap oknum guru tersebut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved