Berita Aceh Singkil

Banyak Ikan Mati di Sungai Lae Tonong Aceh Singkil, Diduga Akibat Penggunaan Racun 

"Indikasi awal, terdapat dugaan penggunaan racun kimia/pestisida yang sengaja ditebarkan ke perairan untuk tujuan penangkapan ikan secara ilegal,"

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
dok Diskan Aceh Singkil
IKAN MATI: Ditemukan banyak ikan mati di sungai Lae Tonong kawasan Desa Tanah Merah dan Seping Lama, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (27/8/2025). 

Diskan juga tidak menutup kemungkinan melakukan penegakan hukum, bila menemukan pelaku penyalahgunaan racun dalam menangkap ikan di sungai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau hukum adat istiadat setempat.

Sungai Lae Tonong  merupakan salah satu sumber daya perairan penting bagi masyarakat sekitar untuk mencari nafkah hidup sehari-hari, seperti aktivitas perikanan tangkap tradisional.

Sehingga kelestarian ekosistem sungai Lae Tonong sangat penting, untuk keberlanjutan kehidupan masyarakat setempat.

Oleh karena pengguna racun dalam menangkap ikan berdampak buruk bagi lingkungan, sosial dan kesehatan.

Antara lain, menyebabkan terganggunya kualitas air sungai dan ekosistem perairan.

Dampak sosial menyebabkan masyarakat kehilangan sumber protein hewani dan potensi ekonomi dari penangkapan ikan.

Sedangkan dampak kesehatan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, apabila air sungai tetap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Diharapkan semua pihak dapat berkoordinasi dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan, demi kepentingan masyarakat luas," tukas Saiful Umar.(*)

Baca juga: Diduga Minum Racun Rumput, Seekor Gajah Jantan Ditemukan Mati di Ladang Warga Aceh Timur

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved