Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp 781,8 Triliun pada Tahun 2026
Bila menilik ke belakang, jumlah tambahan utang pemerintah pada RAPBN 2026 ini adalah yang tertinggi kedua sepanjang sejarah Indonesia.
Sebanyak 76,4 persen dari ULN swasta merupakan utang jangka panjang. Struktur ULN Indonesia dinilai tetap sehat.
Rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di 30,6 persen dan didominasi utang jangka panjang sebesar 84,7 persen.
Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau ULN.
Peran ULN tetap dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Baca juga: VIDEO - Wapres Gibran Apresiasi Pentas Seni Santri Pesantren Modern Misbahul Ulum
Baca juga: Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis
Baca juga: Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| KBRI Jeddah: Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah pada Gelombang Pertama |
|
|---|
| VIDEO SAKSI KATA - Menunggu Uluran Tangan: Jeritan Korban Banjir Aceh Barat |
|
|---|
| Perang Iran Hari ke-55: Dialog Mandek, Selat Hormuz Memanas, Ketegangan AS-Iran Kian Tak Terkendali |
|
|---|
| VIDEO - Disorot Publik, Begini Reaksi Gibran soal Pernyataan Jusuf Kalla |
|
|---|
| Data Penerima Bansos Terbaru April 2026: PKH BPNT Mulai Cair, 11.014 Nama Dicoret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-saat-membacakan-pidatonya-tentang-RUU-APBN.jpg)