Berita Pidie

Murid SD 1 Sigli Dipangku Bunda PAUD Saat Diimunisasi, Dinkes Sebut Cakupan Rendah

Tak ada malu-malu duduk di pangku Bunda Rohana. Dan setelah diimunisasi sang murid ini mendapat hadiah dari Bunda

Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
IMUNISASI - Seorang anak di SD Negeri 1 Sigli diimunisasi didampingi guru, kepala sekolah, Kepala Puskesmas Kota Sigli, dr Maizaryani dan juga Bunda PAUD Kabupaten Pidie, Hj Rohana Razali saat melakukan kunjungan ke sekolah itu, Kamis (28/8/2025). 

Tak ada malu-malu duduk di pangku Bunda Rohana. Dan setelah diimunisasi sang murid ini mendapat hadiah dari Bunda

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bunda PAUD Kabupaten Pidie, Hj Rohana Razali bersama rombongan melakukan kunjungan ke SD Negeri 1 Kota Sigli, Kamis (28/8/2025).

Selain melakukan kampanye wajib belajar 13 tahun, Bunda Rohana juga berkesempatan mendampingi murid diimunisasi.

Kegiatan ini juga dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Rombongan petugas kesehatan ini dari Puskesmas Kota Sigli di bawah pimpinan Kepala Puskesmas (Kapus) dr Maizaryani.

Saat diimunisasi beberapa anak terlihat akrab bersama istri orang nomor satu di Pidie.

Malahan, seorang ingin dipangku Bunda Rohana saat disuntik imunisasi.

Tak ada malu-malu duduk di pangku Bunda Rohana. Dan setelah diimunisasi sang murid ini mendapat hadiah dari Bunda yakni sebuah tas sekolah.

Kegiatan ini berlangsung juga untuk beberapa murid lainnya.

Cakupan rendah

Di tempat terpisah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pidie menyoroti rendahnya cakupan imunisasi di wilayah tersebut dan meminta tenaga kesehatan (nakes) untuk lebih proaktif dalam meningkatkan capaian imunisasi.

Kepala Dinkes Pidie, dr. Dwi Wijaya, mengungkapkan keprihatinannya saat membuka Rapat Sosialisasi Pengenalan dan Launching Kartu Pidie Sehat di Aula Wisma Anugerah, Blang Paseh, Kota Sigli, Kamis (28/8/2025).

“Kita harus keluar dari kebiasaan lama yang konsisten imunisasi rendah,” tegas dr Dwi Wijaya.

Ia menambahkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi, namun realisasinya di lapangan masih sulit.

Bahkan, ia menyayangkan adanya nakes yang enggan mengimunisasi anaknya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved