Buaya di Sungai Peureulak Mulai Teror Warga
Pasalnya, seekor buaya kembali berusaha menerkam seorang warga Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Rabu (19/01/2016).
Penulis: Seni Hendri | Editor: Yusmadi
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI -- Kasus ancaman dari seekor buaya di Sungai Peureulak mulai menghantui masyarakat Peureulak dan sekitarnya yang letak desanya berada di aliran Sungai Peureulak.
Pasalnya, seekor buaya kembali berusaha menerkam seorang warga Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Rabu (19/01/2016).
Pada tahun 2014 tepatnya Jumat (5/12/2014), seekor buaya memangsa seorang pemancing bernama Agussalim (29), warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Korban ditemukan meninggal dunia di perairan Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak Kota beberapa hari kemudian, Senin (8/12/2014).
Kasah alias Ucak, warga Gampong Peunaron Lama kepada Serambinews.com, Jumat (22/01/2016) mengatakan, ia berusaha diterkam buaya saat hendak memasang jaring ikan menggunakan sampan di perairan Kureng Peureulak pada Rabu (19/01/2016).
Diceritakannya, waktu itu sekitar pukul 07.00 WIB, ia pergi melihat jaring ikanya di Krueng Peureulak yang berjarak 100 meter dari rumahnya.
Menggunakan sampan Rabu pagi itu, Kasah alias Ucak melihat jaring ikannya, setelah ikan diambil dan ditaruk dalam sampan, ia berniat memasang lagi jaringnya itu.
Tetapi saat itulah buaya berbobot 150 Kg dengan panjang 270 Cm menerkam kaki kiri di bagian lututnya.
“Saat saya mau memasang jaring lagi tiba-tiba seekor buaya menerkam lutut saya, usai menerkam lutut saya buaya itu kembali menerkam lengan kiri saya tetapi berhasil saya halau," kata Ucak.
Kemudian buaya itu melompat ke dalam sampan Usap hingga terbalik, saat sampan terbalik, namun Ucak berhasil membalikkan lagi sampannya dan kembali ia diserang.
Akhirnya Ucak membalikkan lagi sampannya dan menaiki lagi sampannya setelah itu baru tidak ia diserang lagi dan Ucak berhasil mengayuh sampan ke tepian.
Ia menambahkan, setiba di daratan ia langsung menuju ke Puskesmas Peunaron untuk berobat, akibat serangan buaya itu lutut Ucak terluka dengan 17 jahitan, dan lengan kiri sebanyak dua jahitan. (*)