Ibunya Sudah Meninggal, Seorang Ayah Tega Cabuli Anaknya hingga Hamil Dua Kali
S melakukan pemerkosaan saat istrinya yang tak lain merupakan ibu korban meninggal dunia akibat penyakit yang diderita.
Ibunya Sudah Meninggal, Seorang Ayah Tega Cabuli Anaknya hingga Hamil Dua Kali
SERAMBINEWS.COM, TANGSEL - Seorang pria berinisial S melakukan pemerkosaan terhadap H (16) anak tirinya yang merupakan warga Ciputat, Tangerang Selatan sejak H duduk di bangku sekolah kelas 5 SD.
Akibat perbuatannya tersebut, anak tirinya sampai hamil dua kali.
"Korban diperkosa saat duduk kelas 5 usia 12 tahun. Sekarang berusia 16 tahun. Selama itu dia sempat hamil dua kali," kata Ketua Lembaga advokasi dan Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Ferry Irawan saat mendampingi korban membuat laporan di Polres Tangsel, Kamis (10/10/2019).
Ferry menjelaskan, kehamilan pertama dialami korban setelah melayani ayah tirinya beberapa kali.
Namun saat itu korban yang masih usia belia tak mengetahui tanda-tanda kehamilannya.
"Karena enggak tahu namanya masih anak-anak jadi ya tahunya keluar gumpalan darah saja," kata Ferry menirukan pengakuan korban.
Sementara kehamilan kedua dialami korban awal tahun 2019.
Baca: Terkait Insiden Penusukan Wiranto, Ini Tanggapan Para Tokoh, dari Fahri Hamzah hingga Rocky Gerung
Baca: Setelah Bos Sabu Divonis Pidana Mati, Ini Hukuman yang Dijatuhkan Hakim untuk Dua Terdakwa Lainnya
Baca: Total Sabu-Sabu Awalnya 48 Kg, Namun 28 Kg Telah Didisistribusikan Oknum Sipir LP II B Langsa
Baca: Fakta-fakta Oknum Sipir Lapas Selundupkan 40 Kg Sabu, Barang Bukti Disimpan di Lemari Dapur
Baca: Sekongkol, Oknum Sipir Lapas dan Istrinya Selundupkan Sabu dari Malaysia, Jumlahnya Fantastis
Namun untuk kehamilan keduanya, korban menjaga kandungan hingga lahir anak perempuan.
"Yang kedua sampai korban lahir anak perempuan. Baru satu bulan anaknya. Saat ini diasuh sama nenek korban. Termasuk korban sudah tinggal sama neneknya sudah enggak sama bapaknya," tuturnya.
Sebelumnya, S melakukan pemerkosaan saat istrinya yang tak lain merupakan ibu korban meninggal dunia akibat penyakit yang diderita.
Pelaku mulai memerkosa korban setelah kejadian itu.
Pelaku juga sempat mengancam korban dengan menggunakan pisau.
"Saat itu korban masih berusia 12 tahun. Ayahnya ini ngancam dengan menggunakan pisau biar korban mau melayaninya," kata Ferry.
Ancaman tersebut membuat korban tak berani untuk bercerita.