Luar Negeri
Bank Terbesar Korsel Buka Bisnis Uang Kripto, Pengganti Uang Kertas
Bank Utama Korea Selatan (Korsel) telah bergabung dengan bisnis uang kripto, pengganti uang kertas atau koin. Sejumlah bank juga mulai antre
SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Bank Utama Korea Selatan (Korsel) telah bergabung dengan bisnis uang kripto, pengganti uang kertas atau uang nyata.
Sejumlah bank juga mulai antre untuk mendukung penyimpanan uang kripto.
Tak ketinggalan, KB Kookmin Bank ingin ikut serta dalam bisnis tersebut.
KB Kookmin Bank, salah satu bank terbesar di Korea Selatan bermitra dengan dana ventura blockchain, Hashed, dan platform perdagangan kripto.
Bank itu bergabung dengan platform Cumberland Korea.
Untuk membangun kerjasama teknologi strategis pada hak aset digital.
Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam kemitraan menyatakan awal mula mereka masuk bisnis uang kripto, karena sudah ada perubahan peraturan.
Perubahan ini mendorong mereka untuk melihat model bisnis baru.
Khususnya yang mengandalkan teknologi blockchain, seperti dilansir Cointelehgraph, Sabtu (8/8/2020).
• Wanita Berjuang Tambah Pendapatan Keluarga, Krueng Woyla Jadi Tumpuan Harapan
• Agara Perketat Perbatasan Sumut, Cegah Masuknya Virus Corona
• Teknologi Tenun Pernah Berkembang di Gayo, Punah Sejak 1920-an, Kini Diteliti Kembali
Simon Kim, CEO dari perusahaan yang berbasis di Seoul dan San Francisco, Hashed, menyatakan :
"Menggabungkan wawasan kami dalam industri blockchain."
"Akan memberikan konsultasi teknis."
"Dan bisnis komersial pasti akan membuka pintu baru bagi konsumen."
"Serta negara mengantarkan era baru transformasi digital."
Pengumuman dari Bank KB Kookmin datang setelah saingan utamanya, NongHyup, atau Bank NH, mengataka pada awal Juli berencana membuat layanan uang kripto juga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-bunker-bank.jpg)