Kesehatan

Seksolog dr Boyke Ungkap 3 Penyebab Utama Lemah Syahwat, dari Stres Hingga Penyakit Pembuluh Darah

Lemah syahwat atau disfungsi ereksi atau biasa juga sering disebut sebagai impotensi, merupakan kondisi yang kerap dialami oleh pria dewasa.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
YT Kacamata dr Boyke
Seksolog dr Boyke Dian Nugraha mengungkap penyebab kondisi lemah syahwat atau disfungsi ereksi  pada pria dewasa. 

SERAMBINEWS.COM - Lemah syahwat atau disfungsi ereksi atau biasa juga sering disebut sebagai impotensi, merupakan kondisi yang kerap dialami oleh pria dewasa.

Menurut seksolog dr Boyke Dian Nugraha, kondisi lemah syahwat atau disfungsi ereksi  bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari stres karena utang, gaya hidup tidak sehat, hingga gangguan pada pembuluh darah dan saraf.

"Lemah syahwat itu orang sering mengatakan sebagai disfungsi ereksi, sebagai impotensi," ujarnya dikutip Serambinews.com lewat akun TikTok Klinik Pasutri,  Senin (12/5/2025).

Lanjut dr Boyke, bahwa ada tiga penyebab utama dari kondisi lemah syahwat.

Penyebab pertama adalah psikogenik, yakni berasal dari faktor pikiran, mental dan emosional.

“Orang-orang yang mudah khawatir, pikirannya stres karena utang, masalah rumah tangga, atau tekanan pekerjaan sangat rentan mengalami disfungsi ereksi,” ungkap dr Boyke.

Baca juga: Bantu Lancarkan ASI & Jaga Kesehatan, dr Boyke Anjurkan 3 Makanan Penting untuk Ibu Baru Melahirkan 

Stres akibat krisis keuangan, apalagi jika berutang dalam mata uang asing, juga dapat memperparah kondisi ini.

Selain itu, faktor stres dengan keluarga, istri, mertua juga bisa mempengaruhi.

"Dia yang banyak utang, kemudian juga kena krismon, utangnya misalnya dalam bentuk dolar atau apa, sehingga ketika dolar naik, dia juga stres, itu banyak. Stres dengan istrinya, dengan mertua, itu juga banyak dalam kasus-kasus yang ditemukan di klinik," sambungnya.

Penyebab kedua adalah vaskulogenik, yakni adanya gangguan pada pembuluh darah. 

Umumnya lemah syahwat dialami oleh penderita diabetes, hipertensi, perokok dan orang-orang yang menjalani pola hidup tidak sehat.

“Orang-orang penderita diabetes, kemudian orang yang hipertensi kan pembuluh darahnya jelek semua. Perokok, atau yang suka begadang dan minum alkohol memiliki risiko tinggi karena pembuluh darah mereka rusak atau menyempit,” jelasnya.

Baca juga: Rahasia & Tips di Balik Ikhtiar, dr Boyke Ungkap Pola Makan agar Bisa Hamil Anak Laki-Laki Perempuan

Aterosklerosis, atau penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol, sangat umum ditemukan dalam kasus ini.

Faktor ketiga adalah neurogenik, yang berasal dari gangguan sistem saraf.

Cedera akibat jatuh atau trauma pada tulang belakang bisa menyebabkan terganggunya sinyal saraf ke organ vital.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved