Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.880 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Membayangi
Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menambahkan bahwa faktor domestik juga turut memengaruhi pergerakan rupiah.
Ringkasan Berita:
- Nilai tukar rupiah memulai perdagangan Rabu (25/3/2026) dengan penguatan di pasar spot.
- Mata uang Indonesia tercatat berada di posisi Rp16.880 per dolar AS, naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.898 per dolar AS, berdasarkan data Bloomberg.
- Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi dinamika global yang cenderung tidak stabil.
SERAMBINEWS.COM - Nilai tukar rupiah memulai perdagangan Rabu (25/3/2026) dengan penguatan di pasar spot.
Mata uang Indonesia tercatat berada di posisi Rp16.880 per dolar AS, naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.898 per dolar AS, berdasarkan data Bloomberg.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi dinamika global yang cenderung tidak stabil.
Ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah serta fluktuasi harga minyak dunia membuat pasar keuangan tetap sensitif terhadap perkembangan geopolitik.
Menurutnya, sentimen pasar berpotensi kembali ke arah “risk off” setelah sempat membaik.
Hal ini dipicu oleh respons sementara pelaku pasar terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat, namun kondisi tersebut diperkirakan tidak bertahan lama.
Baca juga: Kian Rapuh, Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS
Di sisi lain, analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menambahkan bahwa faktor domestik juga turut memengaruhi pergerakan rupiah.
Keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur bulan ini dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, intervensi yang dilakukan Bank Indonesia di pasar juga menjadi upaya untuk menahan gejolak rupiah agar tetap terkendali.
Untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.990 hingga Rp17.075 per dolar AS, dengan potensi tekanan masih membayangi akibat sentimen global yang belum stabil.
Baca juga: MBG Tak Terdampak Efisiensi, Bansos Ditambah, Pemerintah Siapkan Pangkas Anggaran Kementerian
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Tiba-Tiba Melonjak! Ini Rincian Lengkap 25 Maret 2026, Selisih Rp343 Ribu
Baca juga: Gus Yaqut Kembali ke Rutan, Kenakan Sepatu Mewah dan Tangan Tak Diborgol, KPK: Ada Pengawasan
Sumber: Kompas.com
| Negosiasi Amerika-Iran Buntu, Teheran Siap Hadapi Segela Kemungkinan: AS Akan Dibuat Terkejut |
|
|---|
| VIDEO Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Pintu Masuk Timur Tengah |
|
|---|
| Netanyahu Bilang Perang dengan Iran Belum Berakhir, Tapi Kata AS Sudah Berakhir, Apa Maunya Israel? |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah, Picu Kenaikan Harga Tiket Umrah Hingga Rp 6 Juta |
|
|---|
| Pantas Amerika Nyerah Lawan Iran, Ternyata Agen Rahasia CIA Ungkap Kekuatan Super Teheran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Karyawati-menunjukkan-mata-uang-rupiah-dan-dolar-Amerika-Serikat.jpg)