Rabu, 3 Juni 2026

Harga Emas

Harga Emas Pegadaian Kompak Menguat Hari Ini, Antam Naik Rp19.000, Cek Galeri24 & UBS 7 April 2026

Setelah sempat terkoreksi pada perdagangan kemarin, harga emas hari ini terpantau kembali bangkit di semua lini produk.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Tribunnews.com
HARGA EMAS - Ilustrasi emas batangan. Berikut update harga emas batangan UBS, Galeri24 dan Antam di Pegadaian hari ini, Selasa (7/4/2026). 

Meskipun keduanya naik, investor perlu tetap mencermati selisih harga (spread) yang saat ini berada di angka Rp 281.000 per gram.

Selain fluktuasi harga, beban pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017 tetap menjadi aspek penting.

Setiap pembelian dikenakan pajak 0,45 persen bagi pemilik NPWP (0,9 persen non-NPWP), sementara untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan pajak 1,5?gi pemilik NPWP.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 7 April 2026 Melonjak Rp19 Ribu per Gram, Segini Rincian Harga Emas

Berikut adalah daftar lengkap harga emas Antam hari ini yang dipantau melalui situs resmi Logam Mulia Antam pada pukul 09.40 WIB, Selasa (7/4/2026).

  • 0,5 gram: Rp 1.475.000, setelah pajak Rp 1.478.688
  • 1 gram: Rp 2.850.000, setelah pajak Rp 2.857.125
  • 5 gram: Rp 14.025.000, setelah pajak Rp 14.060.063
  • 10 gram: Rp 27.995.000, setelah pajak Rp 28.064.988
  • 25 gram: Rp 69.862.000, setelah pajak Rp 70.036.655
  • 50 gram: Rp 139.645.000, setelah pajak Rp 139.994.113
  • 100 gram: Rp 279.212.000, setelah pajak Rp 279.910.030
  • 250 gram: Rp 697.765.000, setelah pajak Rp 699.509.413
  • 500 gram: Rp 1.395.320.000, setelah pajak Rp 1.398.808.300
  • 1.000 gram: Rp 2.790.600.000, setelah pajak Rp 2.797.576.500 

Penting juga bagi masyarakat untuk menyadari bahwa harga emas yang tercantum diatas berlaku di Butik Logam Mulia Pulogadung, Jakarta.

Yang mana harga emas Antam tersebut seringkali menjadi acuan utama namun bukan merupakan harga tunggal.

Di berbagai daerah lain di Indonesia, harga emas batangan Antam dapat mengalami sedikit perbedaan yang dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi ke wilayah tersebut serta kondisi pasar dan tingkat permintaan masyarakat setempat.  

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LANNYA DI SINI

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved