Berita Aceh Utara
9.178 Ton CPO Diekspor ke India
Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara kembali menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Aceh ke dunia internasional.
Ringkasan Berita:
- Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara kembali menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Aceh ke dunia internasional
- Sebanyak 9.178,339 metrik ton Crude Palm Oil (CPO) dikirim dari pelabuhan tersebut ke India melalui Pelabuhan Kakinada dengan menggunakan kapal tanker Philippa Gladys
- Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe melalui DanPos KPLP, Zulmahdi menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas pelayaran di wilayah kerja
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara kembali menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Aceh ke dunia internasional.
Kali ini, sebanyak 9.178,339 metrik ton Crude Palm Oil (CPO) dikirim dari pelabuhan tersebut ke India melalui Pelabuhan Kakinada dengan menggunakan kapal tanker Philippa Gladys, Senin (1/6/2026).
Pengapalan tersebut dilaksanakan melalui Dermaga Multipurpose Pelabuhan Krueng Geukueh dengan pengirim barang PT Agro Murni.
Proses pemuatan dimulai pada 30 Mei 2026 setelah seluruh tahapan pemeriksaan keselamatan, inspeksi tangki, verifikasi dokumen, serta persyaratan operasional kepelabuhanan dinyatakan memenuhi standar.
Kapal Philippa Gladys yang tiba di perairan Lhokseumawe pada 27 Mei 2026, menjalani serangkaian prosedur pelayanan kapal sebelum akhirnya sandar dan melaksanakan kegiatan pemuatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Ekspor ini merupakan pengapalan CPO kedua yang berhasil dilaksanakan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh sepanjang tahun 2026.
Site Manager PT PT Aceh Makmur Bersama (AMB), Tarmizi dalam siaran pers yang diterima Serambi, Selasa (2/6/2026), menyampaikan, bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam rantai logistik serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh.
"CPO yang diekspor melalui Pelabuhan Krueng Geukueh merupakan hasil kerja keras para petani sawit Aceh yang selama ini terus berupaya menghasilkan produk berkualitas tinggi,” sebutnya.
“Kami juga mengapresiasi kontribusi para peneliti, akademisi, dan seluruh pelaku industri sawit yang terus mendorong peningkatan mutu komoditas perkebunan Aceh sehingga mampu bersaing di pasar global,” katanya.
Ekspor ini, lanjut Tarmizi, bukan hanya tentang pengiriman komoditas, tetapi juga tentang membawa nama baik Aceh ke tingkat internasional. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua bahwa hasil bumi Aceh dapat dinikmati oleh masyarakat dunia.
Menurutnya, keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan bahwa komoditas perkebunan Aceh memiliki kualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional. Sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor perkebunan.
Sementara Branch Manager Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe, Aulia Rahman menyatakan, keberhasilan ekspor tersebut menunjukkan kesiapan dan keandalan layanan kepelabuhanan dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional.
Disebutkan, Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe berkomitmen memberikan pelayanan kapal dan barang yang aman, cepat, serta efisien untuk mendukung kelancaran aktivitas ekspor dan impor. “Kami percaya bahwa Pelabuhan Krueng Geukueh memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang perdagangan Aceh ke pasar global,” urai dia.(jaf)
Tegaskan Komitmen
Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe melalui DanPos KPLP, Zulmahdi menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas pelayaran di wilayah kerja Pelabuhan Krueng Geukueh.
KSOP bersama KPLP akan terus melaksanakan fungsi pengawasan, keselamatan, keamanan pelayaran, serta pelayanan terhadap kapal domestik maupun internasional yang beroperasi di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh.
Pelabuhan Krueng Geukueh
Pelabuhan Krueng Geukueh Ekspor CPO
Ekspor CPO Aceh ke India
ekspor CPO
Serambinews.com
Serambinews
Serambi Indonesia
| DPRA Dukung Langkah Gubernur Aceh Tunda Persetujuan PoD Lapangan Tangkulo, Dorong Gas Diolah di Arun |
|
|---|
| Pernah Tampil di Panggung Dunia, Kini Rapai Legendaris Raja Buwah Berjuang Sendiri Pascabanjir |
|
|---|
| 9.178 Ton CPO Diekspor dari Pelabuhan Krueng Geukueh ke India |
|
|---|
| Kapolres Soroti Ancaman Hoaks terhadap Persatuan Bangsa Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| SMuR Tolak Pertambangan di Beutong Ateuh,Jangan Korbankan Ruang Hidup Rakyat demi Segelintir Pemodal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sebanyak-11490-metrik-ton-minyak-sawit-mentah-di-Pelabuhan-Krueng-Geukueh.jpg)