Sabtu, 16 Mei 2026

Harga Emas

Harga Emas Nasional Terjun Bebas, Pasar Domestik Ikuti Tren Global

Harga emas batangan nasional kembali melemah tajam pada Jumat (15/5/2026), mengikuti tren penurunan harga emas dunia di pasar spot global.

Tayang:
Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/AI
HARGA EMAS BATANGAN - Ilustrasi emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 hasil generated AI. Pasar emas batangan nasional kembali mengalami tekanan signifikan pada Jumat (15/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas batangan nasional kembali melemah tajam pada Jumat (15/5/2026), mengikuti tren penurunan harga emas dunia di pasar spot global.
  • Di Pegadaian, harga emas Antam turun ke Rp 2.918.000 per gram, sementara emas UBS anjlok Rp 43.000 ke Rp 2.844.000 per gram, dan emas Galeri24 berada di Rp 2.801.000 per gram.
  • Pelemahan ini dipicu penguatan dolar AS, naiknya imbal hasil obligasi Amerika, serta spekulasi kebijakan suku bunga The Fed, sehingga emas domestik ikut tertekan.

 

Harga emas batangan nasional kembali melemah tajam pada Jumat (15/5/2026), mengikuti tren penurunan harga emas dunia di pasar spot global.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Pasar emas batangan nasional kembali mengalami tekanan signifikan pada Jumat (15/5/2026). 

Sejumlah gerai resmi mencatat penurunan harga yang cukup tajam, sejalan dengan pelemahan harga emas dunia di pasar spot global.

Di Pegadaian, harga emas Antam turun ke level Rp 2.918.000 per gram.

Sementara emas UBS mencatat penurunan paling drastis, anjlok Rp 43.000 menjadi Rp 2.844.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada emas Galeri24 yang kini berada di angka Rp 2.801.000 per gram.

Tren serupa terlihat di situs resmi Logam Mulia Antam, di mana harga emas batangan terkoreksi Rp 20.000 ke posisi Rp 2.819.000 per gram. 

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Tiba-tiba Anjlok Hari Ini, 15 Mei 2026 Dijual Turun Segini Per Mayam

Harga buyback (beli kembali) ikut merosot ke level Rp 2.636.000 per gram, menandakan pelemahan menyeluruh di pasar domestik.

Tertekan Faktor Global

Pelemahan harga emas nasional tidak lepas dari kondisi pasar internasional. 

Harga emas dunia di pasar spot terus tertekan akibat penguatan dolar AS dan meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika.

Kondisi ini membuat investor global beralih ke aset lain yang dianggap lebih menguntungkan dalam jangka pendek.

Selain itu, spekulasi terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve juga menambah tekanan.

Ketidakpastian arah kebijakan moneter membuat harga emas sulit bangkit, meski permintaan fisik di beberapa negara tetap stabil.

Baca juga: Donatur Misterius Sumbang 21 Kg Emas Batangan untuk Perbaikan Sistem Pipa Air Kota Osaka

Peluang dan Risiko

Penurunan harga emas domestik memberi peluang bagi konsumen yang ingin membeli emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved