Kamis, 16 April 2026

Citizen Reporter

Harapan dari Langit, Helikopter Skyvare Terobos Isolasi ke Pedalaman Bireuen dan Bener Meriah

Tidak hanya Bireuen, distribusi logistik juga menjangkau wilayah Pameu (Aceh Tengah) dan Bener Meriah. 

Editor: Zaenal
Serambinews.com/HO
TURUNKAN BANTUAN - Relawan Skyvare menurunkan bantuan logistik kepada korban banjir dan longsor di pedalaman Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/12/2025). Skyvare, perusahaan yang bergerak di bidang layanan helikopter dan penerbangan tanpa awak (drone), mengerahkan dua helikopter untuk membantu distribusi bantuan logistik kepada korban banjir dan longsor yang terisolasi di pedalaman Aceh. 

Taufik Ar Rivai, warga Banda Aceh melaporkan dari Bireuen

LANGIT Bireuen pada Sabtu (13/12/2025) dipenuhi suara baling-baling helikopter. 

Bukan untuk operasi militer, melainkan untuk misi kemanusiaan. 

Relawan Skyvare mengerahkan dua helikopter demi menyampaikan logistik ke warga yang terjebak banjir dan longsor di Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Skyvare, perusahaan layanan helikopter dan drone yang biasanya mendukung operasi logistik di Indonesia, kali ini menempatkan diri di garis depan bencana hidrometeorologi. 

Aksi cepat tanggap ini menjadi jawaban atas darurat yang mematikan akses darat dan memutus jalur kehidupan warga.

Baca juga: Sayap Pengharapan: Misi Kemanusiaan Skyvare Terobos Pedalaman Tanoh Gayo

13 Hari Tanpa Henti

CEO Skyvare Indonesia, Aldo Fikri, menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini bukan sekedar aksi sesaat. 

"Sudah 13 hari kami intensif bergerak. Ini adalah bentuk solidaritas kami terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah. Kami berkomitmen untuk terus membantu selagi yang masih dibutuhkan," ujarnya.

Helikopter yang dikerahkan membawa beras, minyak goreng, mie instan, hingga kebutuhan dapur lainnya. 

Paket sederhana, namun menjadi penopang harapan bagi mereka yang terisolasi.

Tidak hanya Bireuen, distribusi logistik juga menjangkau wilayah Pameu (Aceh Tengah) dan Bener Meriah. 

Lokasi ketiga ini diprioritaskan karena akses jalan darat rusak parah. 

Helikopter menjadi satu-satunya solusi penting untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu.

“Ketiga lokasi ini sengaja kami fokuskan karena kondisi masyarakat sangat parah. Distribusi sembako masih sangat kurang,” jelas Aldo.

Baca juga: VIDEO Helikopter Polri Lakukan Aksi Berbahaya Droping Bantuan di Aceh Tamiang

Harapan dari Langit

Bagi warga yang menunggu di tengah tenggelam dan longsoran tanah, suara baling-baling helikopter bukan sekadar deru mesin. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved