Kamis, 16 April 2026

Salam

Wajah Baru Komunikasi Pemerintah Aceh

Penunjukan Dr Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh oleh Gubernur Muzakir Manaf patut diapresiasi

|
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
KANTOR GUBERNUR ACEH Pemerintah Aceh 

Penunjukan Dr Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh oleh Gubernur Muzakir Manaf patut diapresiasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat komunikasi publik pemerintahan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Nurlis bukan tanpa alasan. Ia adalah sosok yang memiliki rekam jejak lengkap, akademisi, politisi, sekaligus mantan jurnalis. 

Latar belakangnya di dunia media menjadi modal penting dalam menjembatani hubungan antara pemerintah dan insan pers, yang setiap hari menjadi mitra sekaligus pengawas jalannya pemerintahan.

Di tengah dinamika informasi yang kian cepat dan kompleks, kehadiran jubir yang memahami cara kerja media merupakan kebutuhan mutlak. Nurlis diyakini mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah secara jernih, terukur, dan mudah dipahami publik.

Lebih dari itu, kepribadiannya yang dikenal tenang, santun, dan tidak gegabah menjadi nilai tambah tersendiri. Karakter ini penting untuk menjaga ritme komunikasi yang sejuk, terutama dalam menghadapi isu-isu sensitif maupun perbedaan pandangan antar lembaga. 

Dalam konteks hubungan antara eksekutif dan legislatif, pendekatan komunikasi yang teduh seperti ini sangat dibutuhkan. Publik tentu berharap, dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki, Nurlis dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Aceh, sekaligus menciptakan ruang dialog yang sehat dengan semua pihak.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menunjuk Dr Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh. Dalam posisinya, Nurlis mendampingi Teuku Kamaruzzamam (Ampon Man) yang telah menjadi Jubir sejak awal Pemerintahan Mualem. 

Nurlis mengatakan, pemberitahuan tentang posisinya sebagai Jubir disampaikan oleh Sekda Aceh M. Nasir dan Ampon Man.”Kemarin saya dipanggil Sekda dan Ampon Man, dan menyampaikannya. Selanjutnya saya berkoordinasi dengan Ampon Man dalam setiap pekerjaan Jubir," katanya. 

Nurlis mengaku,  dirinya juga sudah melapor kepada Mualem dan Fadhlullah terkait penunjukannya sebagai Jubir. “Melalui telepon seluler dan mengintruksikan untuk berkantor dan bekerja," katanya.

Diketahui, Nurlis merupakan seorang penulis, politisi, dan akademisi. Dalam karier politik, ia saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua DPP Partai Aceh. Dan, sebagai akademisi, mantan jurnalis TEMPO ini mengajar di sejumlah kampus termasuk di Universitas Syiah Kuala. 

Untuk itu, kita mengucapkan “Selamat bekerja, Dr. Nurlis Effendi”. Amanah besar ini menanti untuk dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Semoga!

POJOK

Politisi senior Golkar Syukri Rahmat “hijrah” ke PKB

Wah, bakal ramai bursa calon Wali Kota nantinya, hehehe…

Hizbullah janji lanjutkan perang, tolak pembicaraan dengan Israel

Perang dengan dajjal Israel adalah sebuah kehormatan, tahu?

RI bakal dapat minyak dan elpiji dari Rusia, kata Bahlil Lahadalia

Hehehe, sepertinya kita kurang yakin sama Bahlil, kan?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved