Jumat, 8 Mei 2026

Kesehatan

Sering Dikonsumsi, Ini 8 Makanan Sehari-hari yang Diam-Diam Picu Diabetes

Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa makanan yang dikonsumsi setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes.

Tayang:
Editor: Amirullah
freepik
8 Makanan Sehari-hari yang Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes 

SERAMBINEWS.COM - Diabetes tipe 2 menjadi salah satu penyakit metabolik yang paling banyak dijumpai di Indonesia.

Penyakit ini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia produktif akibat perubahan pola hidup dan kebiasaan makan.

Banyak masyarakat belum menyadari bahwa sejumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Risiko tersebut semakin besar apabila makanan tinggi gula, karbohidrat olahan, dan lemak dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

Pola makan yang tidak sehat dalam jangka panjang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan menurunkan sensitivitas insulin.

Kondisi ini menjadi pemicu utama terjadinya diabetes tipe 2, terutama pada individu dengan gaya hidup sedentari atau memiliki faktor risiko lain, seperti obesitas dan riwayat keluarga.

Baca juga: 8 Manfaat Wortel bagi Tubuh, dari Jantung Sehat hingga Otak Lebih Tajam

Makanan Sehari-hari yang Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes

Berikut ini beberapa jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes

1. Sayuran bertepung

Sayuran umumnya direkomendasikan sebagai bagian dari diet sehat. 

Namun, beberapa sayuran mengandung lebih banyak karbohidrat daripada yang lain, yang disebut sayuran bertepung. 

Mengurangi jumlah sayuran bertepung dari pola makan sehari-hari Anda dapat membantu menurunkan risiko terjadinya diabetes

Beberapa sayuran bertepung meliputi kentang, jagung, kacang polong, dan labu. 

Berikut ini IPI vitamin D yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh Anda, klik di sini untuk mendapatkannya.

2. Daging merah dan olahan

Daging tidak mengandung karbohidrat, tetapi bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved