Selasa, 28 April 2026

Kesehatan

Mual Berlebihan Saat Hamil Bisa Bahayakan Janin, dr Boyke Ungkap Risiko hingga Solusinya

Jika ibu hamil sulit mengonsumsi makanan karena mual, dr Boyke menyarankan alternatif yang lebih praktis.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YT Kacamata dr Boyke
MUAL BERLEBIHAN SAAT HAMIL - Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan, mual berlebihan pada ibu hamil dapat berdampak serius pada tumbuh kembang janin. Salah satu risikonya adalah stunting dan IUGR (Intrauterine Growth Restriction), yaitu kondisi di mana janin tumbuh lebih kecil dari usia kehamilan seharusnya. 

SERAMBINEWS.COM - Mual dan muntah saat hamil kerap dianggap wajar. Namun, jika terjadi secara berlebihan hingga membuat ibu sulit makan dan berat badan terus menurun, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan, mual berlebihan pada ibu hamil dapat berdampak serius pada tumbuh kembang janin. Salah satu risikonya adalah stunting dan IUGR (Intrauterine Growth Restriction), yaitu kondisi di mana janin tumbuh lebih kecil dari usia kehamilan seharusnya.

“Kalau ibu hamil sampai tidak bisa makan dan berat badannya turun, itu berbahaya. Janin bisa kekurangan nutrisi, akhirnya tumbuh kecil di dalam kandungan,” ujar dr Boyke dikutip Serambinews.com dari TikTok Klinik Pasutri dr Boyke, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, asupan nutrisi selama kehamilan sangat penting, terutama protein.

Jika ibu hamil sulit mengonsumsi makanan karena mual, dr Boyke menyarankan alternatif yang lebih praktis.

“Kita punya kapsul tinggi protein, namanya albumia. Ini bisa jadi solusi buat ibu hamil yang tidak mau repot dengan makanan, tapi tetap bisa memenuhi kebutuhan protein. Jadi meski mual, proteinnya tetap masuk,” jelasnya.

Baca juga: dr Boyke Ungkap Konten Seksual di Media Sosial Dinilai Picu “Kabut Otak” pada Anak dan Remaja

Selain asupan nutrisi, faktor psikologis juga berperan besar dalam kondisi kehamilan.

dr Boyke menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan kenyamanan mental ibu hamil.

“Satu lagi yang bisa kita lakukan adalah membuat ibu merasa tenang dengan kehamilannya. Saat ibu tenang, hormon lebih stabil, mual bisa berkurang, dan janin pun tumbuh lebih baik,” tambahnya.

Ia pun mengimbau ibu hamil yang mengalami mual berlebihan agar tidak ragu berkonsultasi ke tenaga medis.

Dengan penanganan tepat, risiko terhadap janin dapat dicegah, dan kehamilan bisa berjalan lebih sehat hingga persalinan.

dr Boyke Ungkap Posisi Tidur Aman untuk Ibu Hamil Muda agar Tak Mudah Pegal dan Lemas

Keluhan pegal, lemas, hingga sulit tidur kerap dialami ibu hamil muda, terutama pada trimester awal kehamilan. Kondisi ini sering membuat ibu hamil merasa tidak nyaman saat beristirahat.

Lantas, seperti apa tidur yang disarankan untuk ibu hamil?

Baca juga: Haid Tak Teratur di Usia 40-an Bisa Jadi Tanda Menopause Dini, Kenali 6 Cirinya Kata dr Boyke

Dokter kandungan dan seksolog, dr Boyke Dian Nugraha, mengungkapkan bahwa posisi tidur menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan ibu hamil muda agar tubuh tetap bugar saat bangun tidur.

Menurut dr Boyke, posisi tidur yang paling dianjurkan adalah miring ke kiri. Hal ini berkaitan dengan posisi jantung yang berada di sebelah kiri tubuh.

“Posisi tidurnya miring ke kiri ya, karena jantung ada di sebelah kiri,” ujar dr Boyke, Selasa (16/12/2025) dikutip dari TikTok Klinik Paustri dr Boyke.

Selain posisi tidur, dr Boyke juga menekankan pentingnya kondisi tubuh yang rileks sebelum tidur. Ia menyarankan agar ibu hamil tidak tidur dalam keadaan tegang.

“Jangan terlalu tegang. Kalau bisa, lakukan relaksasi atau meditasi dulu sebelum tidur,” jelasnya.

Relaksasi sebelum tidur, lanjut dr Boyke, dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga kualitas tidur meningkat.

Dengan tidur yang nyenyak, ibu hamil diharapkan bisa bangun dalam kondisi lebih segar dan tidak mudah lemas.

“Dengan tubuh yang rileks, tidur akan lebih nyenyak dan bangun dalam keadaan bugar,” tutup dr Boyke.

Tips sederhana ini diharapkan dapat membantu ibu hamil muda menjaga kenyamanan selama masa kehamilan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan istirahat yang optimal. (Serambinews.com/Firdha)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved