Rabu, 27 Mei 2026

Kesehatan

Jangan Dianggap Sepele! 5 Dampak Perut Buncit bagi Kesehatan, Risiko Diabetes Mengintai

Lemak perut, terutama lemak visceral, diketahui berkaitan erat dengan meningkatnya risiko sindrom metabolik.

Tayang:
Editor: Amirullah
kompas.com
Jangan Dianggap Sepele! 5 Dampak Perut Buncit bagi Kesehatan, Risiko Diabetes Mengintai 

SERAMBINEWS.COM - Penumpukan lemak di bagian perut kerap dianggap hanya mengganggu penampilan, padahal dampaknya jauh lebih luas bagi kesehatan.

Kondisi ini tidak sekadar membuat lingkar pinggang membesar, tetapi juga berpotensi memicu berbagai gangguan medis yang serius jika dibiarkan.

Lemak perut, terutama lemak visceral, diketahui berkaitan erat dengan meningkatnya risiko sindrom metabolik.

Kondisi ini merupakan kumpulan gangguan kesehatan yang mencakup tekanan darah tinggi, kadar gula darah tidak terkontrol, hingga peningkatan lemak dalam darah, yang pada akhirnya dapat berujung pada penyakit kronis.

Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, kenaikan berat badan akibat lemak perut berlebih juga dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang.

Perubahan bentuk tubuh sering kali memicu rasa tidak percaya diri, stres, hingga gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.

Baca juga: Bukan Sekadar Sehat, 5 Makanan Ini Jaga Jantung dan Lambung Tetap Optimal

Dampak buruk

Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini potensi bahaya lemak perut dan tips mengatasinya.

1. Meningkatkan risiko penyakit

Lemak perut dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena sindrom metabolik.

Lingkar perut yang berlebih dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan kanker tertentu.

2. Menyebabkan peradangan

Lemak visceral dapat melepaskan penanda inflamasi yang dapat menyebabkan peradangan kronis.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat berkontribusi terhadap munculnya penyakit.

3. Risiko diabetes

Peningkatan lemak perut dapat menyebabkan resistensi insulin, yang berkontribusi pada perkembangan diabetes tipe 2.

Pada orang yang sudah didiagnosis diabetes, penting untuk menurunkan berat badan dengan cara sehat.

4. Kesehatan mental

Penumpukan lemak di area perut berkontribusi pada penambahan berat badan dan masalah citra tubuh.

Hal ini dapat memengaruhi kesehatan mental, meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan rendah diri.

5. Mengurangi kualitas hidup

Kelebihan lemak perut dapat mengganggu mobilitas fisik.

Dampaknya, lingkar perut yang besar bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk mempertahankan gaya hidup aktif.

Tips menurunkan berat badan dan lingkar perut

Melansir The Health Site, berikut ini tips yang dapat diterapkan untuk mengecilkan perut buncit.

1. Minum air hangat dan lemon

Lemon dan air hangat saat pagi hari dapat mempercepat pencernaan dan metabolisme.

Air hangat juga membantu membersihkan sistem pencernaan dan mengurangi gas di perut, yang juga membuat perut tampak buncit.

Menambahkan satu sendok teh madu atau jahe dapat meningkatkan efek pembakaran lemak.

2. Memperbanyak porsi protein

Protein membuat merasa kenyang.

Akibatnya, orang jadi cenderung tidak makan banyak.

Protein juga berkontribusi pada pembentukan massa otot tanpa lemak yang membuatnya melepaskan lebih banyak kalori bahkan saat istirahat.

3. Cukupi kebutuhan minum

Dehidrasi menghambat metabolisme dan bahkan membuat seseorang merasa lapar padahal sebenarnya tidak.

Konsumsi 2-3 liter air per hari dapat membantu tubuh bekerja dan berkembang, memberikan efek yang lebih baik pada metabolisme lemak, dan mengurangi keinginan untuk ngemil atau minum minuman bersoda.

Ia juga dapat menggunakan teh herbal dan air kelapa sebagai sumber hidrasi yang baik.

4. Makan tanpa nonton HP atau TV

Orang cenderung makan lebih cepat dan lebih banyak ketika sambil nonton TV atau HP.

Anda harus belajar makan dengan penuh kesadaran, dengan memperhatikan apa yang Anda makan dan jumlahnya.

Luangkan waktu Anda saat makan, jangan makan sambil menonton TV dan menelepon.

5. Perbanyak aktivitas fisik

Anda tidak perlu pergi ke pusat kebugaran dan tetap bugar.

Berolahraga setidaknya 30-40 menit setiap hari adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan kalori dan lemak perut.

Lebih baik naik tangga daripada lift, pekerjaan sampingan, atau melakukan tugas-tugas dasar di rumah, seperti membersihkan rumah, peregangan, atau berkebun. Kemampuan untuk menggandakan diri lebih besar daripada semangat.

 

Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 5 Dampak Perut Buncit untuk Kesehatan, Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved