Minggu, 10 Mei 2026

Kesehatan

7 Makanan Tinggi Serat yang Aman untuk Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes

Berbeda dengan karbohidrat sederhana, serat tidak dicerna sepenuhnya oleh tubuh sehingga tidak langsung meningkatkan kadar gula darah.

Tayang:
Editor: Amirullah
grid.id
Ilustrasi makanan tinggi serat seperti buah, sayuran, dan biji-bijian utuh yang membantu menjaga kestabilan gula darah penderita diabetes. 

SERAMBINEWS.COM - Tidak sedikit penderita diabetes yang merasa kadar gula darahnya tetap naik meski sudah berhati-hati memilih makanan.

Ada pula yang mengeluhkan cepat lapar atau justru merasa lemas setelah makan.

Kondisi tersebut kerap dipengaruhi oleh jenis karbohidrat yang dikonsumsi, terutama menu harian yang rendah asupan serat.

Padahal, serat memiliki peran penting dalam membantu menjaga kestabilan gula darah.

Serat bekerja dengan memperlambat proses pencernaan dan penyerapan glukosa ke dalam darah.

Dengan mekanisme ini, lonjakan gula darah setelah makan dapat ditekan. Selain itu, serat juga membantu meningkatkan kerja insulin dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Berbeda dengan karbohidrat sederhana, serat tidak dicerna sepenuhnya oleh tubuh sehingga tidak langsung meningkatkan kadar gula darah.

Sumber serat pun mudah ditemukan, mulai dari buah, sayuran, biji-bijian utuh, hingga kacang-kacangan.

Berikut tujuh makanan tinggi serat yang dinilai aman dan ramah bagi penderita diabetes:

1. Alpukat

ALPUKAT - Manfaat buah alpukat
ALPUKAT - Manfaat buah alpukat (freepik)

Alpukat kaya akan serat serta lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung.

Lemak sehat ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, alpukat tergolong rendah gula sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis.

2. Buah Beri

Blueberry, stroberi, dan raspberry termasuk buah dengan kandungan serat tinggi dan kadar gula relatif rendah.

Antioksidan di dalamnya juga membantu melawan peradangan yang sering dikaitkan dengan diabetes. Serat pada buah beri memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved