Rabu, 29 April 2026

Kesehatan

Sering Tak Sadar Dilakukan, 8 Kebiasaan Ini Bikin Berat Badan Naik Saat Ramadhan

Alih-alih turun, angka timbangan malah bertambah karena surplus kalori yang tidak disadari.

Editor: Amirullah
(UNSPLASH/I YUNMAI)
ILUSTRASI orang sedang menimbang berat badan. Sering Tak Sadar Dilakukan, 8 Kebiasaan Ini Bikin Berat Badan Naik Saat Ramadhan 

SERAMBINEWS.COM – Banyak orang berharap berat badan turun selama puasa Ramadhan. Secara teori, waktu makan yang lebih singkat memang bisa membantu mengontrol asupan kalori.

Namun kenyataannya, tak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan setelah Ramadhan berakhir. Pola makan yang berubah drastis, ditambah kebiasaan yang kurang tepat, sering kali menjadi penyebabnya.

Alih-alih turun, angka timbangan malah bertambah karena surplus kalori yang tidak disadari. Melansir NDTV, berikut delapan kebiasaan yang diam-diam membuat berat badan naik saat puasa.

1. Terlalu Banyak Makanan dan Minuman Manis

Takjil manis seperti sirup, kolak, es buah, dan minuman kemasan memang menggoda setelah seharian berpuasa. Namun gula berlebih memicu lonjakan insulin yang cepat, lalu diikuti rasa lapar kembali dalam waktu singkat.

Jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah besar, kalori dari gula bisa menumpuk tanpa terasa. Sebaiknya awali buka puasa dengan air putih dan kurma secukupnya, lalu pilih teh tawar hangat atau infused water.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2026 di Kota Lhokseumawe Aceh, Ini Waktu Sahur dan Berbuka

2. Kebanyakan Gorengan dan Karbohidrat Olahan

Gorengan menjadi menu favorit saat berbuka. Sayangnya, makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi dan kalori besar, tetapi rendah serat.

Kue kering, mie instan, roti putih, dan camilan olahan juga termasuk sumber kalori kosong. Mengonsumsinya terlalu sering membuat asupan energi berlebih tanpa nutrisi seimbang.

Pilihlah makanan utuh seperti sayur, buah, lauk rendah lemak, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang rebus.

3. ‘Balas Dendam’ Saat Berbuka

Ini kebiasaan yang paling sering terjadi. Setelah menahan lapar dan haus, banyak orang langsung makan besar dalam satu waktu.

Padahal, makan berlebihan sekaligus bisa menciptakan surplus kalori yang signifikan. Lebih baik berbuka secara bertahap: mulai dengan yang ringan, beri jeda, lalu lanjutkan makan utama dengan porsi seimbang.

Fokus pada kualitas makanan, bukan jumlahnya.

4. Kurang Minum atau Dehidrasi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved