Senin, 20 April 2026

Kesehatan

dr Zaidul Akbar: Emosi Ibu Saat Hamil Terekam ke Janin, Ini 5 Dampaknya

Berikut lima dampak emosi negatif ibu hamil yang dapat memengaruhi gen anak menurut penjelasan dr Zaidul Akbar.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
YouTube Zaidul Akbar Official
dr Zaidul Akbar kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi emosional selama masa kehamilan. 

SERAMBINEWS.COM –  dr Zaidul Akbar kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi emosional selama masa kehamilan.

Menurutnya, setiap perasaan yang dialami ibu hamil, terutama emosi yang muncul secara berulang, dapat “terekam” dan memberi pengaruh pada perkembangan janin hingga membentuk kecenderungan sifat anak di masa depan.

Ia mengibaratkan tubuh manusia seperti media penyimpanan yang mampu merekam pengalaman emosional, sehingga apa yang dirasakan ibu selama hamil tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga pada generasi yang dikandungnya.

“Genetik kita itu hasil cetakan dari apa yang dirasakan oleh ibunya. Kalau selama hamil ada kebencian yang terus-menerus dirasakan, itu akan terekam, terbakar dalam genetiknya,” kata dr Zaidul Akbar dikutip Jumat (27/3/2026) dari YouTube dr Zaidul Akbar Official.

Berikut lima dampak emosi negatif ibu hamil yang dapat memengaruhi gen anak menurut penjelasan dr Zaidul Akbar.

Baca juga: Kebanyakan Makan Opor dan Rendang saat Lebaran? Ini Resep Minuman Detoks Santan ala dr Zaidul Akbar

1. Kebencian yang Terus-Menerus Bisa Menurun ke Anak

dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa kebencian yang dibiarkan berlarut-larut oleh ibu hamil dapat tercetak dalam diri anak.

“Kalau ibu hamil mengandung dengan kebencian yang dirasakan setiap hari, maka anak itu akan lahir dengan genetik kebencian,” ujarnya.

Kebencian yang terakumulasi dapat membentuk kecenderungan anak untuk mudah marah, sensitif atau menyimpan dendam.

2. Perasaan Minder Bisa Membentuk Anak yang Tidak Percaya Diri

Menurut dr Zaidul Akbar, bukan hanya emosi ekstrem yang terekam, tetapi juga perasaan rendah diri.

Jika seorang ibu saat hamil dan sering merasa tidak percaya diri, hal itu bisa mempengaruhi mental anak di masa depan.

“Kalau orangtuanya sering merasa enggak pede saat hamil, itu bisa terekam. Anak ini nanti bisa jadi anak yang tidak PD,” jelasnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Nyeri Sendi? Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar : Melalui Pola Makan

3. Sedih Berlebihan Bisa Mengganggu Kestabilan Emosional Anak

dr Zaidul Akbar menyebutkan bahwa ibu hamil tidak dilarang bersedih, tetapi tidak boleh berlebihan dan terus-menerus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved