Rabu, 3 Juni 2026

Kesehatan

5 Alasan Wanita Lebih Rentan Mengalami Resistensi Insulin, Nomor 2 Sering Tak Disadari

Resistensi insulin menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan seiring bertambahnya usia.

Tayang:
Editor: Amirullah
Pixabay
Ilustrasi suntik insulin pada pengidap diabetes atau kencing manis (pixabay.com) 

SERAMBINEWS.COM – Resistensi insulin menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan seiring bertambahnya usia.

Kondisi ini terjadi ketika hormon insulin tidak lagi bekerja secara optimal dalam membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa dari aliran darah.

Akibatnya, kadar gula darah cenderung meningkat sementara sel tubuh justru kekurangan energi yang dibutuhkan.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, resistensi insulin dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Pada wanita, risiko resistensi insulin diketahui dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Perubahan hormon, pola hidup, kebiasaan makan, hingga tekanan aktivitas sehari-hari menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kondisi ini.

Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut lima alasan mengapa wanita lebih rentan mengalami resistensi insulin saat memasuki usia yang lebih matang.

1. Perubahan Hormon Saat Memasuki Perimenopause

Memasuki usia 40-an, banyak wanita mulai mengalami fase perimenopause, yaitu masa transisi sebelum menopause terjadi.

Pada periode ini, kadar hormon estrogen mulai berfluktuasi dan perlahan menurun. Padahal, estrogen memiliki peran penting dalam membantu tubuh menjaga sensitivitas insulin.

Ketika kadar hormon tersebut menurun, sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Dampaknya, kadar gula darah lebih sulit dikendalikan dan penumpukan lemak, terutama di area perut, menjadi lebih mudah terjadi.

Kondisi inilah yang membuat risiko resistensi insulin meningkat pada banyak wanita menjelang menopause.

Baca juga: Selain Kombucha, Ini 4 Minuman Probiotik yang Baik untuk Pencernaan dan Kesehatan Usus

2. Beban Peran yang Memicu Stres Kronis

Selain perubahan biologis, faktor psikologis dan sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan metabolik wanita.

Banyak wanita menjalani peran ganda, yakni bekerja di luar rumah sekaligus mengurus berbagai kebutuhan keluarga di rumah.

Tanggung jawab seperti memasak, mengasuh anak, merawat orang tua, hingga mengatur kebutuhan rumah tangga sering kali dianggap hal biasa. Padahal, aktivitas tersebut dapat menjadi sumber stres yang berlangsung terus-menerus.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved