Kesehatan
Hati-Hati, dr Boyke Peringatkan Bahaya Mandi Berendam Terlalu Lama Saat Haid
dr Boyke menjelaskan bahwa saat menstruasi, kondisi organ intim wanita lebih rentan terhadap infeksi.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM - Banyak perempuan memilih mandi berendam untuk merilekskan tubuh, termasuk saat sedang menstruasi.
Namun, menurut pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, kebiasaan ini bisa berendam ini berdampak buruk jika dilakukan terlalu lama saat haid.
Dalam perbincangannya bersama dr Reisa, dr Boyke menjelaskan bahwa saat menstruasi, kondisi organ intim wanita lebih rentan terhadap infeksi.
Aliran darah haid yang keluar bisa bercampur dengan air ketika berendam, sehingga mempermudah bakteri masuk ke dalam organ kewanitaan.
“Kalau mandi berendam terlalu lama, darah haid bisa ikut tergenang. Ini membuat kuman lebih mudah masuk dan akhirnya memicu infeksi,” kata dr Boyke dikutip Rabu (24/9/2025).
Menurutnya, mandi berendam memang tidak dilarang, tetapi ada batasan waktu yang perlu diperhatikan. Idealnya, durasi tidak lebih dari beberapa menit agar tubuh tetap segar namun tidak memberi kesempatan bakteri berkembang biak.
Baca juga: Jangan Sepele, dr Boyke : Bahaya Jika Anak Perempuan Tak Diajarkan Cara Pakai Pembalut Sejak Awal
Selain risiko infeksi, kebiasaan berendam lama saat haid juga dapat meningkatkan kelembapan area intim, yang bisa memicu keputihan dan iritasi.
“Jangan dianggap sepele. Kesehatan organ reproduksi perempuan harus dijaga, apalagi saat haid,” tegasnya.
Sebagai gantinya, dr Boyke menyarankan perempuan untuk lebih memilih mandi dengan cara biasa (shower) ketika sedang menstruasi.
Cara ini lebih aman karena air langsung mengalir tanpa menahan darah haid di area genital.
“Yang penting kebersihan terjaga. Usahakan sering ganti pembalut dan cuci area kewanitaan dengan benar. Itu lebih penting untuk mencegah masalah kesehatan reproduksi,” pungkas dr Boyke.
Baca juga: Suka Pakai Celana Dalam Jaring? dr Boyke Ingatkan Bahayanya untuk Kesehatan Area Kewanitaan
Jangan Sepele, dr Boyke : Bahaya Jika Anak Perempuan Tak Diajarkan Cara Pakai Pembalut Sejak Awal
Edukasi kesehatan reproduksi sejak dini masih sering dianggap tabu di sebagian keluarga Indonesia.
Padahal, menurut pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, mengajarkan anak perempuan cara memakai pembalut dengan benar sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
dr Boyke menegaskan, banyak remaja putri yang mengalami infeksi area kewanitaan karena tidak tahu cara menggunakan dan mengganti pembalut dengan tepat.
“Kalau salah cara pakainya, bakteri bisa lebih mudah berkembang dan akhirnya menimbulkan keputihan, iritasi, bahkan infeksi,” jelas dr Boyke dalam sebuah perbincangan bersama dr Reisa, dikutip Serambinews.com, Selasa (23/9/2025).
Menurutnya, orangtua terutama ibu harus berperan aktif memberikan edukasi sejak anak pertama kali menstruasi.
Anak perlu diajarkan cara memilih pembalut yang tepat, bagaimana memasangnya, serta berapa lama pembalut harus diganti.
Baca juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Seks Saat Haid, dr Boyke Bongkar Fakta-fakta Mengejutkan!
“Kalau tidak diajarkan sejak awal, anak bisa asal-asalan pakai pembalut. Ada yang sampai seharian tidak ganti. Itu bahaya sekali, bisa menimbulkan infeksi serius,” tambahnya.
Selain itu, dr Boyke juga menekankan pentingnya kebersihan tangan saat mengganti pembalut.
Ia mengingatkan, tangan yang kotor berisiko membawa kuman ke area sensitif perempuan.
Edukasi seperti ini, lanjutnya, tidak hanya membantu menjaga kesehatan fisik anak perempuan, tetapi juga memberi mereka pemahaman yang benar tentang tubuhnya sendiri.
Dengan begitu, anak akan lebih percaya diri menghadapi menstruasi tanpa rasa takut atau malu.
“Hal-hal kecil seperti cara pakai pembalut jangan dianggap remeh. Justru itu fondasi untuk menjaga kesehatan reproduksi anak perempuan di masa depan,” pungkas dr Boyke. (Serambinews.com/Firdha)
| 5 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Gejala Alergi Secara Alami, Ada Jeruk hingga Jahe |
|
|---|
| 4 Manfaat Putih Telur untuk Pemulihan Luka Setelah Operasi, Bantu Percepat Penyembuhan |
|
|---|
| Operasi Katarak Apa Ditanggung BPJS? Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan |
|
|---|
| 5 Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan, Baik Dikonsumsi Setiap Hari Asal Tidak Berlebihan |
|
|---|
| Manfaat Pare untuk Kesehatan, Baik untuk Diabetes hingga Meningkatkan Daya Tahan Tubuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Seksolog-dr-Boyke-saat-menjelaskan-bahaya-inses.jpg)