Sabtu, 11 April 2026

Porseni ke 16 Kemenag Aceh

Ini Pesan Menteri Agama kepada Peserta Porseni ke-16 di Subulussalam

"Pak Menteri tidak bisa hadir karena ada rapat kabinet terbatas, beliau menitip pesan,"

Penulis: Khalidin | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Dr H A Umar, didampingi Kepala Kanwil Kemenag Aceh Drs H Muhammad Daud Pakeh, Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, dan pejabat lain melepas merpati dalam pembukaan Porseni ke-16 dan Expo Madrasah ke-5 Kementerian Agama Provinsi Aceh, Senin (9/8/2018). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin, urung membuka Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Kementerian Agama ke-16 dan Expo Madrasah tingkat Provinsi Aceh di lapangan Sada Kata Kota Subulussalam, Senin (9/7/2018).

Ia mengutus Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Dr H A Umar, membuka acara tersebut.

Kendati batal hadir lantaran harus mengikuti rapat kabinet terbatas Lukman menyampaikan pesan kepada kontingen Porseni dari 23 kabupaten/kota di Aceh yang dibacakan Umar.

"Pak Menteri tidak bisa hadir karena ada rapat kabinet terbatas, beliau menitip pesan," kata Umar.

Baca: Wabup Lepas Kontingen Agara ke Porseni XVI dan Expo Madrasah V di Subulussalam

Pesan Menteri Agama antara lain meminta peserta bertanding dan berlomba secara sportif, jangan sombong atas kemenangan dan akui kekalahan.

Kemudian dapat mengaplikasikan nilai-nilai sportifitas dalam kehidupan pribadi dan di madrasah.

Porseni bukan sekedar ajang pertandingan, melainkan menjadi momentum silaturahim sesama peserta.

Usai mengikuti personi, lebih aktif lagi ikut ekstra kulikuler.

"Kepada kepala madrasah dan guru madrasah aktifkan ekstra kuliler olah raga dan seni agar jadikan kultur madrasah. Bangga jadi siswa madrasah. Kedepan harus lahir atlit dan seniman berlatar belakang madrasah," tukasnya.

Khusus kepada kepada karyawan di jajaran Kemenag, Menteri Agama mengingatkan agar dapat menikatkan pelayanan kemasyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved