Berita Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Bangun Dua Embung Padi
“Dua daerah ini salah satu sentra pertanian di Aceh Tamiang, akan banyak petani yang akan merasakan dampak positifnya bila dibangun di daerah ini,”
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Dua daerah ini salah satu sentra pertanian di Aceh Tamiang, akan banyak petani yang akan merasakan dampak positifnya bila dibangun di daerah ini,” kata Suprianto, Rabu (15/12/2021).
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dua embung padi rencananya akan dibangun di kawasan sentra padi di Aceh Tamiang, pada tahun depan.
Petani optimis keberadaan embung ini, meningkatkan produktivitas karena selama ini hanya mengandalkan tadah hujan.
Rencana pembangunan dua embung padi ini diinisiasi Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto yang kerap menerima keluhan para petani yang kesulitan air.
Rencananya pembangunan ini dilakukan di Kampung Tanjungneraca, Kecamatan Manyakpayed dan Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara.
“Dua daerah ini salah satu sentra pertanian di Aceh Tamiang, akan banyak petani yang akan merasakan dampak positifnya bila dibangun di daerah ini,” kata Suprianto, Rabu (15/12/2021).
Suprianto menyadari, keberadaan embung ini mendesak untuk membantu petani meningkatkan produksinya.
Baca juga: Stok Menipis, Petani Padi di Aceh Bakal Alami Krisis Pupuk Subsidi
Diakuinya, petani di Aceh Tamiang selama ini berjuang keras untuk menghidupkan sawahnya karena tidak adanya wadah penyimpanan air untuk dialirkan ke sawah.
“Selama ini murni tadah hujan, kan sudah tidak kompetitif lagi dengan daerah lain, harus kita dukung untuk perbaikan petani kita,” kata Suprianto.
Kebijakannya untuk menyalurkan anggaran aspirasi ini pun diakuinya, untuk mendukung kebijakan pemerintah melakukan pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.
Sebagai daerah agraria yang mengandalkan sektor persawahan, tidak salah bila pemerintah ataupun legislatif mencurahkan perhatian lebih pada sektor ini.
“Tujuan swasembada beras tetap menjadi cita-cita kita. Dua embung padi ini saya rasa sangat selaras dengan cita-cita kita mewujudkan swasembada beras,” kata Suprianto.
Ketua Lembaga Bina Arsitektur Mandiri (LeBAM) Aceh Tamiang, Zulkarnain mengungkapkan pembangunan dua embung ini akan memanfaatkan Sungai Tamiang.
Baca juga: VIDEO Indahnya Hamparan Sawah di Aceh Barat saat Memasuki Musim Tanam Padi
Namun karena letak geografis kedua kampung ini berbeda, konsep yang digunakan pun nantinya berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-89uhnkl.jpg)