Minggu, 12 April 2026

Berita Lhokseumawe

Anak-anak Korban Kebakaran di Batuphat Timur Butuh Bantuan Peralatan Sekolah

Akibat kebakaran tersebut, semua harta benda para korban habis terbakar termasuk pakaian dan peralatan sekolah milik anak-anak mereka.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Foto Kiriman Warga
Korban kebakaran di Batuphat Timur Lhokseumawe berada di tenda darurat. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak tujuh rumah kontrakan berkontruksi semi parmanen di Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Jumat (30/6/2023) sekitar pukul 01.20 Wib, ludes terbakar.

Peristiwa itu menyebabkan 9 KK atau 36 jiwa harus mengungsi. Dalam insiden kebakaran tersebut, semua harta benda para korban habis terbakar, termasuk pakaian dan peralatan sekolah milik anak-anak mereka.

Kepala Dusun A Batuphat Timur, Abdul Rahman, Minggu (2/7/2023), menjelaskan, setelah terjadi kebakaran, pihaknya langsung membentuk tim relawan dan posko. "Alhamdulillah sampai sekarang ini, para korban tertangani dengan baik," katanya.

Dijelaskan, di lokasi kebakaran juga di bangun tenda darurat. Namun sejauh ini hanya digunakan untuk berkumpul para korban.

"Sedangkan untuk tidur, para korban sementara ini kita tempatkan di rumah-rumah yang kosong di sekitar lokasi dan juga masyarakat tetangga. Namun dapur umum tetap kita buka," katanya.

Untuk bantuan, diakuinya sekarang ini terus mengalir dari berbagai pihak, terutama jenis sembako.

Namun yang masih sangat dibutuhkan sekarang ini adapah pakaian, terutama pakaian bagian bawah, seperti sarung dan celana. "Termasuk kasur-kasur yang sederhana," katanya.

Diuraikan juga, dari total korban kebakaran, ada 4 anak masih bersekolah di SD, 3 di SMP, 2 di SMA, dan 3 lagi berkuliah di Perguruan Tinggi.

"Saat kebakaran, semua seragam dan peralatan sekolah yang telah dipersiapkan untuk tahun ajaran baru, ludes terbakar. Jadi saat ini sangat dibutuhkan bantuan seragam dan peralatan sekolah untuk mereka," pungkasnya.

Untuk diketahui, kebakaran yang terjadi tengah malam tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga setempat.

Terutama para korban yang terus berupaya menyalamatkan diri dan keluarganya. "Harta benda para korban habis terbkjar. Bahkan ada korban yang tidak memiliki lagi baju di badan," kata Marzuki, warga setempat.

Warga sekitar  kala itu juga terus datang  ke lokasi untuk berupaya memadamkan api. Namun api terus membesar hingga terus membakar sederetan bangunan rumah kontrakan tersebut.

Tidak lama kemudian, sejumlah Damkar dari Pemko Lhokseumawe, PAG, dan PT PIM tiba di lokasi. Sehingga proses pemadaman berlangsung lebih maksimal.

Sekitar dua jam kemudian, api pun berhasil di padamkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved