Kamis, 9 April 2026

video

VIDEO Hamas Rapatkan Barisan Minta Warga Palestina Bersatu Melawan Zionis

Hamas mendesak warga Palestina di Tepi Barat, Yerusalem, dan wilayah pendudukan lainnya untuk bangkit melawan Israel.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Hamas mendesak warga Palestina di Tepi Barat, Yerusalem, dan wilayah pendudukan lainnya untuk bangkit melawan Israel.

Desakan ini muncul setelah terjadi pembantaian warga sipil di Rafah, Minggu (26/5/2024) malam.

Dalam pernyataan resminya, Hamas mengaku sangat marah dengan tindakan Israel. Pasalnya serangan terhadap Rafah menargetkan tenda-tenda pengungsian.

"Kami menyerukan kepada massa rakyat kami di Tepi Barat, Yerusalem, wilayah-wilayah pendudukan dan di luar negeri untuk bangkit dan melakukan demonstrasi dengan marah melawan Zionis," kata Hamas, dikutip dari The Times of Israel, Senin (27/5/2024).

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban tewas akibat pembantaian itu mencapai 35 orang.

Mirisnya, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. Otoritas Palestina di Tepi Barat menyebutnya sebagai pembantaian keji, dan menuduh pasukan Israel sengaja menargetkan tenda-tenda pengungsi.

Menurut Badan Pertahanan Sipil di Gaza, lokasi yang diserang adalah tempat tinggal bagi 100.000 warga. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Pertama Kalinya usai 4 Bulan, Roket Hamas dari Rafah Jatuh di Tel Aviv Ibu Kota Israel

Baca juga: Roket Hamas Bombardir Tel Aviv, Sirene Meraung-raung, Penduduk Berlarian Selamatkan Diri

Baca juga: Netanyahu Bohong, Komandan Divisi Gaza Israel Jenderal Assaf Masih Hidup, Hamas: Dia Tawanan Kami

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved