Kajian Islam
Pendapat Tentang Suro atau Muharram Bulan Malapetaka, Buya Yahya : Suudzon Kepada Allah
Pendakwah Buya Yahya menjawab soal bulan Suro atau Muharram yang dikaitkan dengan bulan sial, keramat atau bulan pembawa malapetaka.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Pendapat Tentang Suro atau Muharram Bulan Malapetaka, Buya Yahya : Suudzon Kepada Allah
SERAMBINEWS.COM - Pendakwah Buya Yahya menjawab soal bulan Suro atau Muharram yang dikaitkan dengan bulan sial, keramat atau bulan pembawa malapetaka.
Umat Islam menjadikan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriyah.
Sementara, Suro adalah bulan pertama dalam penanggalan Jawa. Meski namanya beda, namun kedua bulan itu berada di waktu yang sama.
Muharam atau Bulan Suro sering dianggap keramat oleh sejumlah masyarakat.
Seorang peserta kajian Al Bahjah bertanya kepada KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya soal Suro yang disebut bulan keramat dan penuh sial, terutama yang diyakini oleh masyarakat Jawa.
“Buya, sudah menjadi keyakinan bagi sebagian masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa bahwa bulan Muharram atau Suro dalam istilah Jawa adalah bulan keramat,” katanya dikutip dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Senin (8/7/2024).
Baca juga: Ada Anggapan Dosa Zina Bisa Menurun hingga ke Anak Cucu, Buya Yahya Tegas Beri Jawaban Ini
“Pada tanggal-tanggal tertentu mereka menghentikan aktivitas-aktivitas yang bersifat hajatan besar, menghindari perjalanan jauh, sebab hari itu mereka anggap hari nahas atau hari sial,” lanjutnya.
Lantas, benarkah Suro yang bertepatan dengan Muharram adalah bulan sial?
Menjawab hal tersebut, Buya Yahya pun buka suara. Jawabannya dibagikan melalui kanal YouTube Al Bahjah TV.
Buya Yahya mengungkap bahwa Allah senang dengan hamba yang berprasangka baik.
Kalau seorang hamba berprasangka baik, maka ia akan mendapatkan hal-hal baik sesuai dengan prasangkanya.
Buya Yahya membantah bahwa Muharram atau Suro adalah bulan penuh kesialan dan malapetaka.
Baca juga: Buya Yahya Sebut 5 Amalan Sangat Dianjurkan Bagi Umat Muslim Saat Bulan Muharam, Lengkap Keutamaan
Justru sebaliknya, bulan tersebut sangat dimuliakan. Apalagi Muharram merupakan salah satu bulan haram dalam Islam.
Buya Yahya juga menjelaskan bahwa semua hari adalah baik.
| Bolehkah Suami Melarang Istri ke Rumah Orang Tua? Buya Yahya: Jangan Sampai Putus Silaturahmi |
|
|---|
| Waktu Terbaik Shalat Dhuha Bukan Pagi-Pagi, Buya Yahya Ungkap Jam Paling Utama, Banyak yang Keliru |
|
|---|
| Kurban Sekali Seumur Hidup atau Tiap Tahun? Ini Penjelasan Buya Yahya, Banyak yang Masih Keliru |
|
|---|
| Jumat Kedua di Bulan Zulkaidah, Ini 4 Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan, MasyaAllah Bisa Hapus Dosa |
|
|---|
| Bolehkah Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-menjelaskan-soal-hukum-kurban-patungan.jpg)