Video
VIDEO Israel Keos & Siaga Tinggi! 2 Pemukiman Dihujani Rudal Hamas
Sayap militan Hamas, Brigade Mujahidin melakukan pengeboman ke Sderot dan Maflasim.
SERAMBINEWS.COM - Sayap militan Hamas, Brigade Mujahidin melakukan pengeboman ke Sderot dan Maflasim.
Adapun dua wilayah itu merupakan pemukiman yang berada di dekat Jalur Gaza. Detik-detik pengeboman diunggah di Telegram pada Senin (4/11) malam.
Dinarasikan, Brigade Mujahidin menggunakan rudal salvo untuk menyerang Israel. Dari rekaman CCTV, terlihat rudal-rudal Hamas melintas di langit Israel. Kondisi itu membuat warga Israel tiarap ketakutan.
Tersiar kabar jika Iran akan meluncurkan serangan sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada (5/11/2024). Di tengah ancaman tersebut, tentara rezim Zionis mengakui kekurangan ribuan pasukan.
Media Israel turut menyinggung tentara Israel yang mengalami kekurangan dalam jumlah besar.
Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan rata-rata 1 persen per tahun. Menurut data, 33 % , atau 1 dari setiap 3 pria yang diwajibkan wajib militer, tidak mencapai dasar wajib militer dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara 15 % keluar dari dinas dan tidak masuk formasi cadangan sama sekali. Ada 18.000 tentara cadangan tempur dan 20.000 personel pendukung tempur yang terdaftar sebagai bagian dari pasukan cadangan. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah
Baca juga: Militer Israel Klaim Pembersihan Wilayah Utara Gaza dari Hamas Memakan Waktu Enam Bulan
Baca juga: Delegasi Hamas dan Fatah Bahas Nasib Pemerintahan Jalur Gaza Pascaperang di Kairo
Baca juga: Ini Tampang Dua Teroris Israel yang Tewas di Gaza Utara dalam Pertempuran dengan Hamas
| VIDEO Penemuan Bunga Bangkai di Objek Wisata Kolam Ratu Lembong Subulussalam Timur |
|
|---|
| VIDEO China Soroti Isu Wilayah Udara Indonesia Bebas Diakses Militer AS |
|
|---|
| VIDEO Negara Teluk Anggap Iran Musuh Utama Dibanding Israel |
|
|---|
| VIDEO Houthi Sebut AS Gagal Gulingkan Pemerintah Iran hingga Puluhan Pesawat Hancur |
|
|---|
| VIDEO SAKSI KATA - Data Bermasalah, Korban Banjir Peusangan Banyak Masuk TMK dan Belum Terdaftar |
|
|---|