Berita Aceh Timur
Penjagaan Ketat di Kamp Rohingya, Mengapa Mereka Bisa Tetap Kabur?
Dalam sepekan terakhir, sebanyak 20 pengungsi Rohingya dilaporkan meninggalkan kamp, menyisakan 379 orang dari jumlah awal 399.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Dalam sepekan terakhir, sebanyak 20 pengungsi Rohingya dilaporkan meninggalkan kamp, menyisakan 379 orang dari jumlah awal 399.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Kamp pengungsian sementara bagi imigran Rohingya di Gampong Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, dijaga ketat setiap hari dengan prosedur pengamanan yang melibatkan empat hingga enam petugas.
Namun, fenomena kaburnya para pengungsi tetap berlanjut.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Marwan, seorang warga setempat, menjelaskan bahwa penjagaan malam hari melibatkan enam orang, terdiri atas tiga petugas keamanan dan tiga warga.
Sementara itu, pada siang hari, ada empat penjaga, dua di antaranya petugas keamanan, dan dua lainnya berasal dari masyarakat setempat.
"Kalau siang ada empat penjaga, malam hari ada enam penjaga," ungkap Marwan saat ditemui oleh Serambinews.com.
Namun, meskipun dengan pengawasan yang dianggap ketat, kabar mengenai kaburnya para pengungsi terus ada.
Dalam sepekan terakhir, sebanyak 20 pengungsi Rohingya dilaporkan meninggalkan kamp, menyisakan 379 orang dari jumlah awal 399.
Dari total tersebut, tercatat 180 laki-laki dan 199 perempuan.
Baca juga: Pengungsi Rohingya Melahirkan Bayi Laki-Laki di Aceh Timur
UNHCR bungkam
Hingga kini, belum ada jawaban pasti terkait alasan para pengungsi melarikan diri dan bagaimana bisa mereka melarikan diri.
Pihak UNHCR di wilayah Aceh Timur saat dimintai keterangan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki wewenang untuk menjawab secara langsung.
"Kalau untuk wawancara biasanya kita refer ke PR di Jakarta. Protokolnya seperti itu. Yang di Jakarta juga mengerti kondisi di lapangan karena staf lapangan selalu update ke Jakarta," ujar Ari Nainggolan dari UNHCR wilayah Aceh Timur.
| Menuju Birokrasi Modern, Aceh Timur Berlakukan Kebijakan WFH Tiap Jumat |
|
|---|
| 62 Peserta Didik SMA Negeri 1 Peureulak Lulus di SPAN PTKIN 2026 |
|
|---|
| 523 Murid SMA dan SMK di Aceh Timur Lulus SNBP, Meningkat Dibanding 2025 |
|
|---|
| Warga Idi Rayeuk Ditangkap Polisi, 12 Paket Sabu Diamankan |
|
|---|
| Tanpa Surat Ini, Kayu Masyarakat Bisa Disita, Polisi Jelaskan Aturan ke Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kamp-pengungsian-sementara-Imigran-Rohingya-di-Aceh-Timur.jpg)