Jumat, 17 April 2026

Puasa Syawal

Amalan Bulan Syawal, Puasa 6 Hari dan Penjelasan yang Dicontohkan Rasulullah

Kementerian Agama menjelaskan bahwa puasa Syawal dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan bentuk ketaatan

Editor: Nur Nihayati
istimewa
Puasa Syawal atau qadha puasa ? - Berikut penjelasan tata cara mengerjakan puasa selama enam hari di bulan Syawal. 

 

 

Ringkasan Berita:
  •  Bulan Syawal adalah bulan ke-10 dalam kalender Hijriah yang dimulai dengan Hari Raya Idul Fitri.
  • Secara bahasa, “Syawal” berarti peningkatan atau kenaikan, dan dalam Islam bulan ini dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan amal setelah berhasil melewati ujian Ramadan.
  • Maka itu bagi Anda memiliki utang Ramadhan agar dapat membayarnya dengan menunaikan Puasa Qadha.

 

SERAMBINEWS.COM - Bulan Syawal adalah bulan ke-10 dalam kalender Hijriah yang dimulai dengan Hari Raya Idul Fitri. 

Secara bahasa, “Syawal” berarti peningkatan atau kenaikan, dan dalam Islam bulan ini dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan amal setelah berhasil melewati ujian Ramadan.

Maka itu bagi Anda memiliki utang Ramadhan agar dapat membayarnya dengan menunaikan Puasa Qadha.

Sebagaimana anjuran Rasulullah SAW ummat islam dianjurkan menunaikan puasa selama enam hari di bulan Syawal.

Keutamaannya seperti halnya mengerjakan puasa selama setahun lamanya.

Puasa syawal merupakan puasa sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Jumlah puasa syawal yang dianjurkan yaitu enam hari, yang dapat dilakukan secara berurutan maupun terpisah.

Puasa syawal ini dapat dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri atau setelah 1 Syawal tahun Hijriah.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa puasa Syawal dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan bentuk ketaatan pada sunah Rasul.

Adapun niat puasa Syawal ini dapat digabungkan dengan niat puasa Senin dan Kamis.

Muslim yang berniat melakukan puasa Syawal dapat membaca doa niat yang dibagikan Kemenag, sebagai berikut.

Doa Puasa Syawal
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an sittatin min Syawwaal sunnatan lillaahi ta'aala.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved