Kesehatan
Ini Penjelasan Dokter Soal Makanan Pedas dan Kesehatannya
Tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa makanan pedas merupakan penyebab utama radang usus buntu.
Ringkasan Berita:
- Ahli kesehatan memberi penjelasan makanan pedas menyebabkan usus buntu tidak sepenuhnya benar.
- Tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa makanan pedas merupakan penyebab utama radang usus buntu.
- Guna menjaga kesehatan pencernaan, warga diimbau rutin minum air putih, konsumsi serat, dan menerapkan pola hidup sehat sehari-hari.
SERAMBINEWS.COM – Makanan pedas sering diburu seseorang karena nikmatnya. Akan tetapi dari sisi kesehatan juga harus diperhatikan.
Dokter memberi penjelasan bagaimana dampak bagi tubuh jika sering konsumsi makanan pedas.
Sebab dirasakan bukan saat makan tapi setelah beberapa lama kemudian.
"Jangan kebanyakan makan pedas, nanti usus buntu." Kalimat ini mungkin pernah didengar banyak orang sejak kecil.
Tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa makanan pedas merupakan penyebab utama radang usus buntu.
Baca juga: Ketahui Resikonya Sebelum Konsumsi, Alasan Makanan Pedas tidak Baik untuk Buka Puasa
Namun benarkah demikian? Dokter Spesialis Bedah RSUD Bung Karno dr. Agung Widhinugroho, Sp.B mengatakan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Menurut dr Agung, penyebab radang usus buntu sangat beragam sehingga tidak bisa hanya menyalahkan satu jenis makanan.
"Kadang orang kan bilang, wah ini seneng makan pedas, seneng makan mie, sering makan yang seperti itu. Pasti usus buntu ya belum tentu," katanya pada Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health, Rabu (17/6/2026).
Radang usus buntu dapat dipicu oleh berbagai faktor.
Salah satu penyebab yang dapat terjadi adalah adanya sisa makanan atau kotoran yang masuk ke dalam usus buntu dan kemudian mengeras. Kondisi ini dapat memicu peradangan.
Selain itu, kurang minum dan kurang konsumsi serat juga dapat menyebabkan buang air besar tidak lancar sehingga meningkatkan risiko terbentuknya sumbatan.
Menariknya, tidak semua kasus radang usus buntu berkaitan dengan makanan.
Dalam praktiknya, dr Agung mengaku sering menemukan pasien yang memiliki bentuk usus buntu berbeda.
"Ada juga disebabkan karena anatomi usus buntu-nya itu sendiri. Saya sendiri sering mendapatkan itu waktu operasi usus buntu-nya itu posisinya aneh," ujarnya.
| Aman untuk Gula Darah, Ini 5 Pilihan Nasi Rendah Indeks Glikemik yang Cocok untuk Diabetes |
|
|---|
| Ibu Hamil Wajib Tahu! Dr Boyke Ungkap 5 Tanda Kehamilan Sehat, Mulai Berat Badan Naik Teratur hingga |
|
|---|
| 9 Manfaat Kesehatan Labu dan Bijinya, Baik untuk Jantung hingga Menjaga Penglihatan |
|
|---|
| Bukan Cuma Wortel, Ini 6 Sayuran Kaya Vitamin A yang Bagus untuk Jaga Kesehatan Mata |
|
|---|
| Skincare Saja Enggak Cukup! Ini 6 Nutrisi Penting untuk Atasi Rambut Rontok dan Kulit Kusam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-pedas.jpg)