Selasa, 28 April 2026

Banjir di Langsa

BBM jadi Buruan Pascabanjir, Warga Langsa Mengular Antre, Stok di SPBU Matang Seulimeng Habis

Paska banjir surut, Kamis (26/11/2025) hingga hari ini antrean kendaraan roda dua dan roda empat, membludak di semua SPBU di wilayah Langsa Kota

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Masyarakat harus mengantre sepanjang Jalan A Yani untuk mengisi BBM di SPBU Harapan, Minggu (30/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Sedangkan mobil berbahan bio solar tidak bisa lagi melakukan pengisian di SPBU ini, karena mesin pengisian bio solar tidak bisa berfungsi, menurut petugas mengalami kerusakan. 
  • Sedangkan SPBU Matang Seulimeng di Jalan Medan - Banda Aceh sejak pagi ini sudah tidak beroperasi lagi, karena telah kehabisan stok BBM.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir I Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Paska banjir surut, Kamis (26/11/2025) hingga hari ini antrean kendaraan roda dua dan roda empat, membludak di semua SPBU di wilayah Langsa Kota Langsa, Minggu (30/11/2025).

Sejak dibuka pukul 06.00 WIB, kerumunan masyarakat mulai mengular di SPBU Harapan Langsa di Jalan A Yani kawasan pusat kota daerah ini.

Antrean sepeda motor dan mobil memanjang hampir 1 km dimulai dari depan Markas Denpom Langsa dan juga arah sebaliknya dari batas persimpangan Jalan Syiah Kuala.

Selain itu, ratusan masyarakat yang membawa botol mineral untuk mendapatkan BB pertalite juga memenuhi SPBU Harapan Langsa ini.

Sedangkan mobil berbahan bio solar tidak bisa lagi melakukan pengisian di SPBU ini, karena mesin pengisian bio solar tidak bisa berfungsi, menurut petugas mengalami kerusakan. 

Sedangkan SPBU Matang Seulimeng di Jalan Medan - Banda Aceh sejak pagi ini sudah tidak beroperasi lagi, karena telah kehabisan stok BBM.

Baca juga: Pascabanjir di Kota Langsa, Warga Mulai Sulit Dapatkan Air Bersih

Sedangkan pasokan BBM dari Sumatera Utara hingga siang ini dilaporkan belum bisa masuk ke SPBU yang ada di wilayah Kota Langsa.

Karena menurut informasinya mobil tangki BBM Pertamina belum bisa melalui Jalan Lintas Nasional di Aceh Tamiang dan berapa titik jalan di Sumut, akibat terendam air banjir. 

Kondisi kelangkaan BBM ini juga dimanfaatkan oknum masyarakat, khususnya BBM pertalite dijual 50 ribu hingga 100 ribu per botol mineral ukuran besar atau 1 liter.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved