Banjir Landa Aceh
Update Banjir Bandang Nagan Raya, 4 Orang Dilaporkan Hilang
Hingga Senin (1/12/2025) atau 6 hari pascamusibah itu, 4 orang yang hilang belum ditemukan.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Senin (1/12/2025), 6 hari pasca banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya, dilaporkan 4 orang masih hilang dan belum ditemukan.
- Beutong Ateuh: 1 orang hilang, bernama M Jali (60), terseret arus saat berada di rumah.
- Gunong Kong/Alue Waki, Darul Makmur: 3 orang hilang, identitas belum diketahui (2 asal Aceh Barat, 1 asal Sumatera Utara).
- Tim BPBD Nagan Raya bersama lembaga terkait masih melakukan pencarian di dua lokasi tersebut.
- Hingga kini, belum ada laporan korban meninggal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Banjir bandang melanda Kabupaten Nagan Raya ikut menyebabkan 4 orang hilang.
Hingga Senin (1/12/2025) atau 6 hari pascamusibah itu, 4 orang yang hilang belum ditemukan.
Satu orang hilang di Beutong Ateuh bernama M Jali (60) tahun yang diketahui, saat banjir bandang berada di dalam rumah.
Tiga lain hilang di kawasan Gunong Kong atau Alue Waki, Kecamatan Darul Makmur.
Tiga warga belum diketahui identitas yakni 2 orang asal Aceh Barat dan 1 orang asal Sumatera Utara.
Tim BPBD Nagan Raya bersama lembaga terkait masih melakukan pencarian terhadap warga yang hilang diduga diseret arus deras banjir bandang.
Tim Pusdalops BPBD Nagan Raya, Agus Salim membenarkan laporan adanya warga diduga hilang.
"Tim masih melakukan pencarian baik di Beutong Ateuh maupun di Gunong Kong Darul Makmur," katanya.
Terkait laporan meninggal, sejauh ini nihil dan yang ada laporan ke BPBD hanya warga hilang 4 orang dan masih pencarian.
Baca juga: Jembatan Jalan Lingkar Anak Laut di Singkil Utara Ambruk
Banjir surut
Pemkab Nagan Raya mengakui bahwa banjir bandang melanda Nagan Raya di tiga kecamatan mulai surut.
Namun, di Beutong Ateuh kini warga terpaksa mengungsi ke posko yang didirikan Pemkab Nagan Raya.
Sebab, rumah penduduk luluhlantak diterjang banjir bandang yang sesuai data mencapai 250 unit.
Sedangkan banjir Tripa Makmur dan Darul Makmur, warga mulai kembali ke rumah dan membersihkan rumah dari lumpur.
Warga dari 2 kecamatan itu peralatan rumah tangga seperti televisi, sepeda motor, kipas angin dan peralatan elektronik lainnya rusak terendam.(*)
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Banjir-bandang-membuat-membuat-pemukiman-penduduk-menjadi-pulau-dan-rumah-rusak-di-Beutong-Ateuh.jpg)