Banjir Landa Aceh
Setelah 25 Jam di Laut, 9 Warga Langsa Tiba di Kuala Idi Aceh Timur
Mereka menyewa boat seharga Rp 25 juta demi bertemu keluarga di Langsa yang sudah hilang kontak sejak empat hari lalu
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Safriadi Syahbuddin
Ringkasan Berita:
- Karena akses darat putus total akibat banjir, sembilan warga Kota Langsa yang menempuh jalur laut dari Kota Banda Aceh untuk pulang ke kampung, memutuskan mendarat di Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur.
- Sebagian dari mereka kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Langsa melalui jalur darat.
- Mereka berangkat dengan kapal nelayan dari dermaga Ulee Lheue pada Minggu (30/11/2025) pukul 13.00 WIB. Mereka tiba di Kuala Idi pada Senin pukul 17:00 WIB.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zainal Arifin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 9 warga Kota Langsa yang menempuh jalur laut dari Kota Banda Aceh untuk pulang ke Langsa, memutuskan mendarat di Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur.
Sebagian dari mereka kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Langsa melalui jalur darat.
Informasi itu disampaikan Peru melalui pesan WhatsApp kepada Serambinews.com, Senin (1/12/2025) sore.
“Alhamdulillah kami sudah tiba di Idi Bang,” tulis Peru dalam pesan yang dikirim pada pukul 17.50 WIB sore tadi.
Peru adalah satu dari 9 warga yang memilih jalur laut dari Banda Aceh ke Langsa.
Mereka berangkat dengan kapal nelayan dari dermaga Ulee Lheue pada Minggu (30/11/2025) pukul 13.00 WIB. Mereka tiba di Kuala Idi pada Senin pukul 17:00 WIB.
Artinya, mereka berada di laut selama 25 jam perjalanan dari Banda Aceh ke Kuala Idi, Aceh Timur.
Rencananya, boat ini hanya singgah di Kuala Idi untuk menurunkan petugas PT Telkom yang membawa alat komunikasi untuk membantu korban banjir di Aceh Timur.
Namun, setelah mendapatkan informasi bahwa akses dari Idi ke Langsa bisa ditempuh melalui jalur darat, akhirnya semua warga Langsa itu memutuskan turun di Kuala Idi.
Setelah beristirahat sejenak, selepas magrib tadi mereka melanjutkan perjalanan ke Langsa melalui jalur darat. “Alhamdulillah, semua penumpang dalam keadaan sehat dan mantap,” kata Peru.
Tiba di Langsa, Mengungsi di Rumah Tetangga
Dikonfirmasi kembali pada pukul 21.45 WIB, Peru mengatakan dirinya telah tiba di Langsa dan sudah bertemu keluarganya.
Hanya saja, keluarga mereka sudah mengungsi ke rumah tetangga, karena kediaman mereka di Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, terendam banjir.
Esoknya, lanjut Peru, mereka akan mengantar bantuan yang dikirim oleh warga asal Langsa di Banda Aceh kepada keluarga mereka yang tinggal di Langsa.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 9 warga Kota Langsa memilih jalur laut untuk pulang dari Banda Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pulang-Kampung-Naik-Boat-dari-Banda-Aceh-ke-Langsa-Akibat-Banjir.jpg)