Berita Langsa
SPBU Harapan di Langsa Sempat Ricuh, Antrean Warga Protes Minta Pengisian BBM Hingga Tengah Malam
Sejumlah masyarakat khususnya yang mengantre hendak membeli BBM pertalite dengan botol mineral, melakukan protes keras ke pengelola SPBU.
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Kericuhan terjadi di SPBU Harapan, Langsa, Senin malam, saat warga yang mengantre pertalite dengan botol memprotes rencana penghentian sementara pengisian BBM saat magrib.
- Aksi protes memicu pembantingan tong sampah dan plang pembatas, namun mesin SPBU tidak dirusak karena situasi cepat diredam pengelola, polisi, dan TNI.
- Setelah negosiasi hingga pukul 21.00 WIB, warga membubarkan diri; SPBU kembali normal dan layanan BBM dilanjutkan Selasa pagi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Suasana di SPBU Harapan di Jalan A Yani atau Jalan Protokol Langsa, dilaporkan mendadak ricuh usai waktu shalat magrib, Senin (1/12/2025).
Sejumlah masyarakat khususnya yang mengantre hendak membeli BBM pertalite dengan botol mineral, melakukan protes keras ke pengelola SPBU.
Informasi diperoleh Serambinews.com di lapangan, warga tak terima dengan rencananya pihak SPBU yang kabarnya hendak menyetop sementara pengisian BBM.
Sebelumnya saat berapa menit memasuki waktu shalat magrib, sudah menjadi keharusan bahwa petugas SPBU ini menghentikan operasional penjualan BBM.
Kericuhan diawali adannya berapa orang yang mulai memukul-mukul botol mineral, sehingga memicu warga yang mengantre lainnya.
Sejumlah tong sampah dan plang besi pembatas jalur isi BBM di SPBU tersebut sempat dibanting oleh masyarakat.
Baca juga: BREAKING NEWS - Korban Banjir Aceh Utara Jadi 81 Orang, Ayah Wa Distribusikan Logistik ke Pengungsi
Tetapi untuk mesin pengisian BBM tidak sampai dirusak, karena amarah mereka bisa diredam oleh pengelola SPBU dan cepat turun tangan aparat Kepolisian termasuk TNI berpakain preman.
Sebelumnya menjelang sore pihak SPBU telah mengumumkan bahwa pengisian BBM haji ini sampai magrib, dan selanjutnya akan dilanjutkan Selasa (2/12/2025) pagi.
Namun, warga yang mengantre bersikeras tidak ada mendengar pengumuman batas waktu pengisian BBM oleh pihak SPBU tersebut.
Setelah negosiasi berjalan alot, akhirnya warga memasuki pukul 21.00 WIB mulai membubarkan diri dari SPBU ini.
Situasi SPBU Harapan akhirnya kembali normal malam ini, tetapi pelayanan penjualan BBM tetap akan dimulai lagi besok Selasa.
Sedangkan sejumlah mobil tetap bertahan dan kemungkinan akan menunggu sampai buka besok pagi.
Baca juga: Korban Banjir Ditemukan di Pidie Jaya Bertambah, Hari Ini Mayat Lelaki Lansia Tertimbun Lumpur
Sebagian besar mobil adalah warga melintas yang hendak melakukan perjalanan jauh, baik ke arah Banda Aceh atau Sumatara Utara. (*)
| Ratusan Warga Indra Makmu-Aceh Timur Dapatkan Layanan Pengobatan Gratis |
|
|---|
| Rektor Unsam Lantik Dua Pejabat Administrator, Berikut Pesan Prof Hamdani |
|
|---|
| Kepala Kejaksaan Negeri Isi Materi Saat Peluncuran Academic Discussion Forum di IAIN Langsa |
|
|---|
| Bejat! Ayah di Langsa Tega Lecehkan Anak Kandung, Korban Trauma dan Kabur ke Kutacane |
|
|---|
| Polres Langsa Tangkap Ayah Lecehkan Anak Kandung, Korban Trauma hingga Kabur ke Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ricuh-01122025.jpg)