Banjir Landa Aceh
Kapal Basarnas Bawa 15 Ton Logistik dari Banda Aceh untuk Korban Banjir
Kapal Negara (KN) SAR Purworejo yang berasal dari pangkalan Batam di bawah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang resmi..
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- KN SAR Purworejo dari Basarnas Tanjungpinang resmi diperbantukan ke Aceh untuk mengangkut personel dan sekitar 15 ton logistik bantuan bencana banjir.
- Kapal melakukan pengisian bahan bakar dan memuat beras, mi instan, tiga ambulans, mobil tangki air, serta perlengkapan medis di Pelabuhan Ulee Lheue sebelum menuju Lhokseumawe.
- Basarnas menegaskan kapal tidak menerima penumpang umum demi memaksimalkan distribusi bantuan agar segera sampai ke daerah terdampak banjir.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kapal Negara (KN) SAR Purworejo yang berasal dari pangkalan Batam di bawah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang resmi di-BKO-kan ke Aceh. Kapal tersebut ditugaskan untuk mendrop personel sekaligus membawa logistik guna membantu penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh.
Kasi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Eko Suprianto, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengisian bahan bakar dan air di Pelabuhan Ulee Lheue. Selain itu, kapal juga mengangkut berbagai bantuan dari pemerintah dan masyarakat yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Logistik tersebut nantinya akan dibawa menuju Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, sebelum didistribusikan ke daerah-daerah terdampak banjir.
“Membawa logistik lebih kurang estimasi 15 ton, berupa beras, mie instan, kemudian 3 ambulans beserta medis, termasuk satu mobil tangki air, terus perlengkapan lainnya yang akan diturunkan di Lhokseumawe,” ujar Eko di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (1/12/2025).
Baca juga: Kerusakan Setelah Banjir Capai Rp200 Miliar, Banyak Desa di Aceh Barat Masih Terisolir
Ia menambahkan, bantuan yang dibawa KN SAR Purworejo merupakan hasil koordinasi lintas instansi, termasuk dukungan dari masyarakat. Hal ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap warga yang kini sedang berjuang menghadapi dampak banjir.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa kapal tidak menerima penumpang dari masyarakat umum. “Kami mohon maaf tidak bisa mengakomodir warga yang ingin ikut, karena prioritas utama adalah logistik. Bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana,” kata Eko.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar distribusi bantuan berjalan maksimal dan tidak terkendala kapasitas kapal. Dengan demikian, seluruh logistik yang sudah dipersiapkan dapat segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapal-Basarnas-saat-memuat-bantuan-logistik-sekitar-15-ton.jpg)