Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Kehabisan Stok BBM, Sejumlah SPBU di Banda Aceh Tutup

“Saya sudah cari minyak ke beberapa SPBU, ada yang sudah habis, dan ada yang antreannya sangat panjang,”ujar seorang warga, Akmal.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Muhammad Nasir
SPBU Simpang Jam Banda Aceh yang tutup pada, Senin (1/12/2025) karena stok BBM sudah habis. 

Ringkasan Berita:
  • Senin (1/12/2025), sejumlah SPBU di Banda Aceh mulai kehabisan stok BBM akibat lonjakan konsumsi pascabanjir dan padamnya listrik di seluruh Aceh.
  • Beberapa SPBU tutup total karena stok habis, sebagian hanya menjual solar.
  • Pertalite dan Pertamax ludes terjual, pedagang eceran dan Pertamini juga berhenti beroperasi.
  • Antrean di SPBU mencapai ratusan meter sejak beberapa hari terakhir.
  • Warga membeli BBM untuk kendaraan sekaligus genset, yang menjadi solusi utama di tengah padamnya listrik.

Laporan wartawan Serambi Indonesia  Muhammad Nasir I Banda Aceh 
 
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah SPBU di kota Banda Aceh tampak mulai kehabisan stok BBM pada Senin (1/12/2025).

Beberapa SPBU bahkan menutup operasional karena tidak ada satu jenis BBM pun yang bisa dijual.

Namun, beberapa SPBU lainnya masih tetap buka.

Jenis BBM yang tersedia hanya solar, sedangkan Pertalite dan Pertamax sudah ludes terjual. 

BBM juga tidak lagi ditemukan di sejumlah pedagang eceran di sepanjang jalanan kota Banda Aceh.

Beberapa mesin pompa Pertamini juga telah ditutup dan dimatikan oleh para pedagang.

“Saya sudah cari minyak ke beberapa SPBU, ada yang sudah habis, dan ada yang antreannya sangat panjang,”ujar seorang warga, Akmal.

Sejak peristiwa banjir dan padamnya listrik di seluruh Aceh, konsumsi BBM memang meningkat tajam. 

Pasalnya, warga tidak hanya membutuhkan BBM untuk kendaraan, tetapi juga untuk menghidupkan genset di rumah maupun tempat usaha. 

Di tengah padamnya listrik, genset menjadi satu-satunya solusi bagi warga Banda Aceh dan sekitarnya agar tetap dapat beraktivitas.

Di Banda Aceh, antrean di SPBU sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir, bahkan panjang antrean mencapai ratusan meter. 

“Jam 7 kita pergi ke SPBU, antreannya sudah panjang, selama masih ada stok kayaknya antre terus,” ujar Lestrai warga lainnya.

Baca juga: VIDEO - Warga Aceh Timur Geruduk SPBU di Aceh Timur, Karena Stok BBM Ditimbun

Warga mengisi BBM untuk kebutuhan harian maupun sebagai stok agar kendaraan mereka memiliki cukup bahan bakar, terutama untuk menjangkau wilayah terdampak bencana. 

Kebutuhan BBM untuk genset juga membuat banyak warga membeli dalam jumlah lebih banyak.

Yusri, seorang pedagang, mengaku tidak lagi menjual BBM di kios acerannya karena stok di seluruh SPBU sudah habis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved