Selasa, 5 Mei 2026

Banjir di Pidie

Aktivitas Warga 19 Gampong di Kembang Tanjong Pidie Masih Lumpuh, Begini Respon Bupati

" 19 gampong masih terisolir, saat ini Gampong Kandang dan Lamkawe minim bantuan," kata Faisal warga Kembang Tanjong

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
BUTUH BANTUAN : Korban banjir mendirikan posko banjir di Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Senin (1/12/2025). Lamkawe minim bantuan untuk kebutuhan dapur di titik pengungsian. 
Ringkasan Berita:
  • Ekses banjir aktivitas warga di-19 gampong di Kembang Tanjong masih lumpuh.
  • Korban banjir sangat membutuhkan sembako, karena belum bisa beraktivitas akibat lumpur banjir menumpuk
  •  Lumpur sisa banjir masih menggenangi jalan hingga rumah warga di Kembang Tanjung

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia

Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Hingga hari ke tujuh  pascabencana banjir menerjang Kabupaten Pidie, saat ini aktivitas warga di-19 gampong di Kembang Tanjong masih lumpuh.

Penyebab aktivitas lumpuh, akibat lumpur sisa banjir masih menggenangi jalan hingga rumah warga.

Untuk itu, warga berharap adanya bantuan sembako dari pemerintah supaya dapur pengungsi bisa berasap, lantaran warga membersihkan lumpur di rumah.

" 19 gampong masih terisolir, saat ini Gampong Kandang dan Lamkawe minim bantuan," kata Faisal warga Kembang Tanjong, kepada Serambinews.com, Selasa (2/12/2025).

Baca juga: Korban Banjir Ditemukan di Pidie Jaya Bertambah, Hari Ini Mayat Lelaki Lansia Tertimbun Lumpur

Ia menyebutkan, 19 gampong masih lumpuh aktivitas adalah Gampong Jurong Bale 162 KK, Gampong Tanjong 192 KK, Gampong Puuk 130 KK, Gampong Aron Asan Kumbang 160 KK dan Gampong Meunasah Teugeuh 162 KK.

Lalu, Gampong Meunasah Mesjid 146 KK, Gampong Meuraksa 276 KK, Gampong Asan 165 KK, Gampong Lamkawe 189 KK, Gampong Kandang 118 KK dan Gampong Teumpen 133 KK.

Selanjutnya, Gampong Dayah Blang 115 KK, Gampong Dayah Mon Ara 94 KK, Gampong Panjoe 194 KK,  Gaampong Meunasah Mee 90 KK, Gampong Teumpen 94 KK, Gampong Blang Cut 89 KK, Gampong Sukon 105 KK dan Gampong Bentayan 132 KK.

" Korban banjir sangat membutuhkan sembako, karena belum bisa beraktivitas akibat lumpur banjir menumpuk di rumah warga," jelasnya.

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH, mengatakan, Pemkab akan merubah distribusi bantuan kepada korban banjir.

Sebab, bantuan sudah pernah disalurkan kepada semua korban di kecamatan yang berdampak banjir di Pidie.

" Kami terkejut mendengar informasi korban banjir terancam kelaparan. 

Makanya, sekarang ini kita akan rubah skema penyaluran bantuan dengan langsung ke posko pengungsian," kata Bupati Sarjani, didampingi Sekda Pidie, Samsul Azhar, dalam konferensi pers dengan wartawan di Kantor Bupati Pidie, Senin (2/12/2025). (*)

Baca juga: 7 Rumah 2 Balai Pengajian di Blang Pandak Hilang Disapu Banjir, Bupati Pidie dan BNPB Antar Bantuan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved