Kamis, 11 Juni 2026

Berita Lhokeumawe

Dapur Umum Unimal Masih Berjalan Pasca Seminggu Banjir

Kami tetap melaksanakan kegiatan dapur umum yang juga dikonsentrasikan di kampus Bukit Indah yang memiliki empat fakultas

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
Dok Unimal
DAPUR UMUM UNIMAL: Dekan Fakultas Hukum Unimal, Prof. Faisal memantau dapur umum di kompleks Bukit Indah, Lhokseumawe, Selasa (2/12/2025). 

Kami tetap melaksanakan kegiatan dapur umum yang juga dikonsentrasikan di kampus Bukit Indah yang memiliki empat fakultas dengan populasi mahasiswa yang lebih dominan dibandingkan Kompleks Reuleut.

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Untuk menangani masalah pascabanjir setelah badai siklon tropis senyar 26-27 November 2025, Universitas Malikussaleh tetap melakukan kegiatan akademik sambil memberi bantuan logistik dengan membuka dapur umum. 

Kegiatan itu dipusatkan di Maintenance, Bukit Indah, Lhokseumawe, Selasa (2/11/2025). Pada hari ini kegiatan dapur umum di kompleks Unimal Bukit Indah ditangani oleh Dr Taufik Adanur, wakil dekan bidang kemahasiswaan Fisipol Unimal.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh dekan Fakultas Hukum, Prof Dr Faisal, MHum. “Kami tetap melaksanakan kegiatan dapur umum yang juga dikonsentrasikan di kampus Bukit Indah yang memiliki empat fakultas dengan populasi mahasiswa yang lebih dominan dibandingkan Kompleks Reuleut,” katanya.

Baca juga: Mahasiswa Hukum Universitas Malikussaleh Kunjungi Pengadilan Militer di Banda Aceh

Lebih lanjut Faisal menyampaikan bahwa aksi dapur umum ini ditempatkan di luar pintu masuk Kompleks Unimal, agar tidak terjadi sekat-sekat untuk bantuan.

Menurutnya masalah dampak banjir yang terjadi beberapa sejak 26-27 November masih belum hilang. 
“Anak-anak mahasiswa banyak kehilangan harta benda karena rumah mereka terendam. 

Banyak yang mengadu tidak memiliki uang di tangan, ditambah buruknya koneksi bank di sini,” tambahnya.

Dalam pantauan Serambi, mahasiswa Unimal yang hadir di dapur umum masih cukup banyak. Salah satu sebabnya karena langkanya penjualan makanan dan tingginya harga bahan pokok. Sampai saat ini ke Medan masih terganggu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved